tips rumah – Komunitas Hemat Sikatabis http://komunitas.sikatabis.com Hemat via Sikatabis.com Sat, 28 Jan 2023 08:30:45 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.1.19 Mushola Rumah: Tips + Inspirasi Desain http://komunitas.sikatabis.com/mushola-rumah/ http://komunitas.sikatabis.com/mushola-rumah/#respond Thu, 03 Sep 2020 03:25:58 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=12241 Mushola rumah salah satu ruang penting bagi masyarakat muslim yang hendak membangun rumah. Jika beli rumah, maka biasanya tidak tersedia 1 ruangan kosong khusus untuk mushola. Sehingga, membangun rumah jadi kesempatan menambahkan mushola. Manfaat punya mushola sendiri di rumah: Tempat beribadah bersama-sama penghuni rumah Mengajarkan anak untuk disiplin beribadah Membuat anak tidak malas beribadah (sehingga …

The post Mushola Rumah: Tips + Inspirasi Desain appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Mushola rumah salah satu ruang penting bagi masyarakat muslim yang hendak membangun rumah. Jika beli rumah, maka biasanya tidak tersedia 1 ruangan kosong khusus untuk mushola. Sehingga, membangun rumah jadi kesempatan menambahkan mushola. Manfaat punya mushola sendiri di rumah:

  • Tempat beribadah bersama-sama penghuni rumah
  • Mengajarkan anak untuk disiplin beribadah
  • Membuat anak tidak malas beribadah (sehingga perlu mushola yang cantik dan nyaman)
  • Menyediakan tempat ibadah bagi tamu (tidak perlu ibadah di kamar)

 

Tips Membangun / Mendesain Mushola

Membangun mushola tidak hanya membuat ruang kecil lalu diberi sajadah dan alat ibadah lainnya. Ada beberapa tips dan inspirasi membangun mushola agar nyaman dan bagus.

1. Perhatikan Letak Mushola Rumah

Pastikan mushola terletak di dekat ruang keluarga atau berada di tengah-tengah rumah. Hal ini penting agar semua penghuni rumah punya akses dekat ke mushola. Ada beberapa orang yang suka memadukan mushola dengan taman, sehingga terletak di belakang rumah. Sebaiknya, bangun saja taman indoor di tengah rumah, lalu padukan dengan mushola sehingga mushola tetap berada di dekat ruang keluarga.

Baca juga: Tips dekor taman

Selain itu, perhatikan juga tempat wudhu. Jika mushola dipadukan dengan taman, maka Anda bisa pasang kran wudhu di taman tersebut. Jika tidak, maka pastikan mushola dekat dengan kamar mandi yang punya kran wudhu. Meskipun di kamar mandi, tetap pasang kran untuk berwudhu karena berwudhu dianjurkan pakai kran (bukan pakai bak, kalau pake shower maka dapat basah ke mana-mana).

2. Bangun Sesuai Kiblat

Bangun mushola menghadap kiblat. Sebaiknya, jangan sampai ruang mushola sudah berbentuk persegi tapi sholatnya miring sehingga ruangan tidak dapat dimanfaatkan maksimal. Sebelum bangun, ketahui kiblatnya. Jika ternyata rumah Anda dan arah kiblat miring, maka Anda bisa siasati dengan membangun mushola yang tetap menghadap kiblat.

Alternatifnya, Anda bisa bangun mushola mengikuti arah rumah meskipun miring dari kiblat. Tapi, ukur agar mushola tetap dapat digunakan semua penghuni rumah bersama-sama. Di sisa ruangan yang miring, Anda dapat siasati dengan menaruh furnitur atau hiasan-hiasan untuk mempercantik mushola.

3. Perhatikan Ukuran Ruangan Mushola Rumah

Jangan buat mushola terlalu kecil sehingga terasa sumpek saat dipakai berjamaah. Mushola yang sumpek membuat penghuni rumah tidak nyaman sehingga enggan beribadah di situ. Apalagi jika mushola miring sehingga ruang mushola jadi makin sempit.

Sebaliknya, jangan sampai mushola juga terlalu luas. Ruang mushola terlalu luas membuat rasa tidak nyaman jika ada penghuni rumah yang sholat sendirian. Mushola yang terlalu luas juga lebih memakan banyak waktu untuk membersihkan, mendekor, dan merawatnya.

4. Perhatikan Pencahayaan dan Sirkulasi Udara

Pastikan mushola terang. Anda bisa pakai cahaya alami dengan membuat jendela yang menangkap sinar matahari langsung, atau pakai lampu yang terang. Pencahayaan mushola juga penting jika mushola juga kerap dipakai untuk mengaji.

Sirkulasi udara juga penting. Pastikan mushola tidak pengap dan panas. Bila perlu, Anda dapat pasang AC di mushola agar penghuni rumah kerasan di mushola untuk sholat dan mengaji.

5. Desain yang Menarik dan Nyaman

Desain mushola dengan menarik agar penghuni rumah senang dan nyaman menghabiskan waktu di sana. Beberapa tambahan untuk di mushola misalnya:

  • Taruh karpet / karpet sajadah yang empuk dan halus
  • Pasang hiasan dinding seperti kaligrafi atau lukisan-lukisan masjid
  • Pasang AC
  • Beri furnitur tambahan, misal rak buku kecil (untuk menaruh buku doa, buku panduan sholat, Al Quran), tempat alat ibadah (sarung, mukena, sajadah), meja kecil (untuk mengaji), dan sebagainya
  • Cat / beri wallpaper yang sesuai

 

Contoh Desain Mushola Rumah

Berikut beberapa contoh desain mushola yang dapat jadi inspirasi Anda:

1. Mushola rumah dengan pemandangan taman

mushola taman
Mushola dengan pemandangan taman (99.co)

2. Mushola bawah tangga

mushola di bawah tangga
Mushola bawah tangga (Nova)

3. Mushola Panggung

 

Mushola panggung
Mushola panggung (DailyMoslem)

4. Mushola Kayu dengan Kaligrafi

mushola kayu
Mushola kayu dengan kaligrafi (Dekoruma)

5. Mushola Mezzanine

mushola mezanine
Mushola mezzanine (Blogspot)

 

The post Mushola Rumah: Tips + Inspirasi Desain appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/mushola-rumah/feed/ 0
Rumah Tusuk Sate: Mitos / Tips / Keuntungannya http://komunitas.sikatabis.com/rumah-tusuk-sate/ http://komunitas.sikatabis.com/rumah-tusuk-sate/#respond Tue, 14 Jul 2020 03:54:43 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=11428 Rumah tusuk sate adalah rumah yang terletak di ujung jalan, tepat di tengah-tengah pertigaan. Karena posisinya yang unik, rumah ini sering dikaitkan dengan berbagai mitos. Biasanya mitos-mitos ini berasal dari ajaran Feng Shui, atau hanya mitos-mitos / urban legend yang beredar di masyarakat.   Walau kadang dihindari untuk dihuni, membeli / sewa rumah tusuk sate …

The post Rumah Tusuk Sate: Mitos / Tips / Keuntungannya appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Rumah tusuk sate adalah rumah yang terletak di ujung jalan, tepat di tengah-tengah pertigaan. Karena posisinya yang unik, rumah ini sering dikaitkan dengan berbagai mitos. Biasanya mitos-mitos ini berasal dari ajaran Feng Shui, atau hanya mitos-mitos / urban legend yang beredar di masyarakat.

rumah tusuk sate
Ilustrasi posisi rumah tusuk sate (Dasaguru)

 

Walau kadang dihindari untuk dihuni, membeli / sewa rumah tusuk sate dan menempatinya bukan hal yang jarang. Banyak masyarakat yang tinggal di rumah tersebut. Meskipun begitu, karena kondisinya yang cukup berbeda dari rumah-rumah lain, maka ada beberapa pertimbangan dan tips tinggal di rumah seperti ini.

Daftar Isi

 

Mitos / Fakta Rumah Tusuk Sate

Terlepas dari mitos-mitos tersebut, kondisi rumah tusuk sate dapat dijelaskan secara ilmiah. Sehingga, sebenarnya Anda tidak perlu takut untuk beli rumah jenis ini. Berikut beberapa penjelasan / korelasi mitos yang beredar dengan kondisi ilmiahnya:

1. Penghuni Rumah Tusuk Sate Mudah Sakit

Rumah tusuk sate sering dikaitkan dengan nasib buruk, salah satunya pembawa penyakit. Penghuni rumah ini dipercaya bakal sering jatuh sakit karena energi buruk yang mudah masuk ke rumah (karena letaknya yang terbuka menghadap jalan tanpa tertutupi bangunan lain).

Faktanya: Hal ini separuh benar. Karena posisinya yang langsung menghadap jalan, maka debu dan kotoran akan lebih banyak masuk tanpa penghalang. Meskipun begitu, kesehatan penghuni juga sebenarnya tergantung kebersihan rumah. Bersihkan dan rapikan rumah secara rutin agar debu, bakteri, dan virus tidak banyak menempel di rumah.

Baca juga: Standar Rumah Sehat WHO & Kemenkes

2. Rezeki Penghuni Rumah Tusuk Sate Susah / Seret

Nasib buruk lainnya bagi penghuni rumah ini adalah rezeki nya yang seret / susah. Hal ini berupa kesulitan keuangan, gaji tidak naik-naik, atau pengeluaran yang selalu ada sehingga menguras tabungan.

Faktanya: Beberapa hal tersebut dapat dijelaskan secara ilmiah, dan sangat berhubungan dengan mitos-mitos rumah ini. Karena banyak diselimuti mitos, maka rumah ini lebih dihindari pembeli, sehingga tidak laku-laku dan kondisinya tidak terawat. Hal ini membuat Anda perlu mengeluarkan banyak biaya tambahan untuk renovasi / memperindah rumah, sehingga menguras tabungan Anda. Selain itu, saat akan dijual lagi, rumah ini cenderung laku dengan harga rendah karena banyaknya mitos yang menyelimutinya.

3. Rawan Kecelakaan

Rumah tusuk sate dianggap rawan kecelakaan. Banyak cerita soal rumah tusuk sate yang ditabrak mobil dari arah jalan.

Faktanya: Hal ini terjadi karena posisi rumah yang langsung menghadap pertigaan. Bagi pengendara yang tidak waspada, mereka tidak siap untuk belok kiri / kanan, akibatnya malah lurus dan menabrak rumah. Hal ini sering terjadi di malam hari, saat banyak kendaraan ngebut karena jalanan sepi.

4. Penghuni Rumah Tusuk Sate Sering Bertengkar / Kurang Harmonis

Penghuni rumah ini dianggap bakal sering bertengkar, bahkan karena hal-hal kecil. Rumah terasa sumpek, pengap, dan berhawa panas sehingga membuat penghuni mudah emosi.

Faktanya: Posisi rumah ini yang menghadap jalan dan tidak tertutupi bangunan lain membuatnya mendapat sinar matahari langsung. Akibatnya, rumah jadi lebih panas. Udara panas inilah yang membuat kondisi rumah jadi tidak nyaman dan membuat emosi jadi tidak stabil.

5. Angker

Terakhir, rumah tusuk sate juga dianggap angker. Hal ini karena energi negatif rumah ini mengundang banyak makhluk halus untuk datang dan tinggal di dalamnya.

Faktanya: Melihat hantu / makhluk tertentu adalah reaksi otak saat stress, kurang tidur, atau depresi sehingga mengalami halusinasi. Halusinasi ini dapat disebabkan karena Anda banyak pekerjaan, kondisi rumah tidak nyaman, atau kondisi lain. Faktanya, tidak hanya rumah tusuk sate yang sering dimitoskan berhantu, tapi banyak rumah-rumah lain juga. Jadi hal ini tidak hanya terjadi di rumah tusuk sate.

 

Pertimbangan Beli / Sewa Rumah Tusuk Sate

Meskipun banyak mitos (yang didasari fakta) tentang rumah ini, tapi masyarakat mulai banyak yang tertarik beli rumah jenis ini. Ternyata, rumah tusuk sate pun ada keuntungannya, misalnya:

1. Relatif Lebih Murah

Karena diselimuti banyak mitos, maka rumah ini jadi susah laku. Sehingga, penjual cenderung menurunkan harganya sehingga relatif lebih murah dibanding rumah-rumah lain dengan tipe sama. Tak jarang juga ada yang menjualnya jauh di bawah harga pasaran karena sedikit sekali orang yang berminat.

2. Sirkulasi Cahaya & Udara Besar

Karena posisinya menghadap jalan langsung, maka udara dan sinar matahari akan lebih leluasa masuk. Meskipun udara (kotor) dan sinar matahari yang berlebihan dapat membuat efek buruk, tapi ada juga manfaatnya. Rumah ini jadi lebih terang, sehingga Anda dapat lebih hemat energi (untuk penerangan maupun untuk menjemur). Selain itu, rumah ini juga akan mendapat sirkulasi udara yang cukup lancar.

3. Cocok Untuk Usaha

Karena posisinya di ujung jalan / menghadap jalan, maka rumah seperti ini cocok untuk membuka usaha. Orang-orang yang datang menuju ke pertigaan akan melihat langsung rumah Anda, sehingga Anda dapat memasang baliho / spanduk promosi jualan Anda.

 

Tips Tinggal di Rumah Tusuk Sate

Jika tertarik tinggal di rumah tusuk sate, Anda dapat ajukan KPR untuk beli rumah tersebut dengan pembayaran yang ringan. Tapi, sebelum menempatinya, berikut beberapa tips tinggal di rumah tusuk sate.

  • Sebaiknya, hindari memilih rumah yang terletak di jalan raya / jalan besar. Pilih rumah yang terletak di jalan kompleks / kampung / kecil. Hal ini untuk mengurangi resiko tertabrak kendaraan karena ngebut di jalan. Selain itu, jalan kecil juga tidak terlalu bising.
  • Manfaatkan pencahayaan rumah tusuk sate dengan optimal. Jika bangun rumah, maka atur agar jendela menerima cahaya langsung. Atur juga tempat menjemur agar dapat menerima cahaya matahari banyak sehingga cucian mudah kering. Jika beli rumah, maka atur perabotan (misal lemari) agar tidak menghalangi cahaya masuk.
  • Pastikan kondisi rumah masih baik. Karena susah laku, banyak rumah yang tidak terawat. Selalu pilih rumah yang kondisinya baik, sehingga aman dan Anda tidak perlu terlalu banyak mengeluarkan biaya untuk renovasi.
  • Beri taman / pepohonan di halaman depan. Selain untuk kerindangan, membuat taman juga memberi jarak rumah dengan jalanan, sehingga debu dan suara tidak langsung masuk ke rumah.

Baca juga:

The post Rumah Tusuk Sate: Mitos / Tips / Keuntungannya appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/rumah-tusuk-sate/feed/ 0
Tips Beli Rumah di Era New Normal http://komunitas.sikatabis.com/beli-rumah-new-normal/ http://komunitas.sikatabis.com/beli-rumah-new-normal/#respond Wed, 24 Jun 2020 04:57:14 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=10921 Beli rumah di era new normal perlu pertimbangkan beberap hal, mulai dari finansial sampai lingkungan. Sebenarnya, banyak pihak (mulai dari pakar investasi sampai pengembang) bilang bahwa beli rumah di era pandemi / new normal justru menguntungkan. Hal ini karena: Banyak promo agar rumah cepat laku terjual, misalnya tanpa DP (DP dibayar oleh pengembang). Dana-dana untuk …

The post Tips Beli Rumah di Era New Normal appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Beli rumah di era new normal perlu pertimbangkan beberap hal, mulai dari finansial sampai lingkungan. Sebenarnya, banyak pihak (mulai dari pakar investasi sampai pengembang) bilang bahwa beli rumah di era pandemi / new normal justru menguntungkan. Hal ini karena:

  • Banyak promo agar rumah cepat laku terjual, misalnya tanpa DP (DP dibayar oleh pengembang).
  • Dana-dana untuk traveling dan hiburan jadi tidak terpakai karena larangan bepergian, sehingga dana tersebut dapat dialokasikan untuk mulai mencicil rumah.
  • Meskipun banyak sektor pekerjaan yang terdampak, tapi sektor-sektor pemerintah masih terjamin statusnya (tidak bakal PHK / pengurangan gaji). Sehingga, jika Anda bekerja di sektor ini, membeli rumah di era new normal tidak ada perbedaannya (tidak ada kerugian lain apa-apa) dibanding beli di kondisi biasa.

 

Beli rumah masa new normal
Ilustrasi beli rumah di era new normal (B-chief)

 

Berikut beberapa tips jika ingin beli rumah di era new normal:

 

1. Perhatikan Kemampuan Finansial

Persiapkan secara matang kemampuan finansial Anda untuk beli / cicil rumah. Hal ini penting mengingat banyak sektor pekerjaan yang masih terancam akibat adanya pandemi. Perusahaan rentan mengurangi gaji atau bahkan mengurangi jumlah karyawan untuk menghemat anggaran selama pandemi. Pastikan kondisi finansial Anda stabil untuk membeli rumah / mencicil sampai beberapa tahun.

 

2. Beli Online

Sebaiknya, cari rumah secara online saja. Anda bisa cari rumah misalnya di:

Cari rumah online = mengurangi kegiatan bepergian Anda sehingga mengurangi potensi Anda terpapar virus. Jika Anda sudah mantab membeli, baru Anda bisa kunjungi rumah tersebut sebelum deal. Jika survei rumah, pastikan memakai masker / face shield, jaga jarak, dan selalu bersih-bersih / cuci tangan setelah bepergian.

 

3. Perhatikan Lingkungan Rumah

Perhatikan lingkungan rumah yang akan Anda beli. Pastikan lokasinya strategis dan terutama dekat dengan sarana kesehatan. Pastikan juga rumah tidak terlalu dekat dengan pusat-pusat keramaian seperti pasar / stasiun / taman / dan sebagainya. Hal ini untuk mengurangi resiko terpapar orang-orang yang berlalu-lalang di sekitar tempat tersebut.

Usahakan juga beli rumah yang tidak terletak di zona merah / zona rawan / zona banyak kasus COVID-19. Selain itu, perhatikan juga kebersihan rumah. Setelah rumah sudah mulai bisa Anda tempati, segera bersihkan rumah secara menyeluruh. Sebaiknya tunda juga acara-acara selamatan / pengajian di rumah baru yang mengundang banyak orang.

 

4. Perhatikan Promo

Di masa pandemi ini, banyak pengembang yang memberikan promo-promo untuk menarik minat masyarakat membeli rumah. Cari tahu promo-promo tersebut dan pelajari dengan seksama. Biasanya promo-promo tersebut berupa potongan DP / DP gratis atau bonus perabotan / elektronik tertentu (TV, kulkas, dan lain-lain). Meskipun begitu, jangan mudah terpancing promo. Pastikan bahwa promo tersebut benar. Hindari promo yang tidak masuk akal.

 

5. Tetap Pilih Pengembang yang Terpercaya

Selalu pilih pengembang yang terpercaya. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) punya data pengembang-pengembang apa saja yang legal dan terdaftar. Sebaiknya cek dulu situs Sireng (Sistem Registrasi Pengembang) PUPR untuk memastikan status pengembang yang akan Anda hubungi.

 

6. Manfaatkan Pilihan KPR

Meskipun masa pandemi / new normal, bank-bank tetap menyediakan layanan KPR untuk beli rumah. Pelajari dulu berbagai hal tentang KPR, misalnya:

Bandingkan juga bunga KPR antar bank. Anda dapat manfaatkan Sikatabis.com untuk pilih KPR yang termurah dan terbaik.

The post Tips Beli Rumah di Era New Normal appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/beli-rumah-new-normal/feed/ 0
Tips Renovasi Rumah & Rumah Subsidi http://komunitas.sikatabis.com/renovasi-rumah/ http://komunitas.sikatabis.com/renovasi-rumah/#respond Tue, 23 Jun 2020 05:42:54 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=10911 Renovasi rumah cukup penting demi kenyamanan Anda. Rumah adalah tempat Anda beristirahat dan berkumpul dengan keluarga, sehingga rumah yang nyaman akan memberi suasana yang menyenangkan dan energi yang positif bagi Anda dan keluarga. Setelah lelah bekerja, beristirahat rumah yang nyaman juga dapat meringankan stress. Bayangkan jika rumah tidak nyaman, maka suasana hati Anda pasti akan …

The post Tips Renovasi Rumah & Rumah Subsidi appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Renovasi rumah cukup penting demi kenyamanan Anda. Rumah adalah tempat Anda beristirahat dan berkumpul dengan keluarga, sehingga rumah yang nyaman akan memberi suasana yang menyenangkan dan energi yang positif bagi Anda dan keluarga. Setelah lelah bekerja, beristirahat rumah yang nyaman juga dapat meringankan stress. Bayangkan jika rumah tidak nyaman, maka suasana hati Anda pasti akan tidak menyenangkan.

Ada beberapa penyebab orang-orang melakukan renovasi rumah. Misalnya:

  • Ada bagian yang rusak dan memang harus diganti, misalnya atap bocor, cat terkelupas, kayu-kayu dimakan rayap, dan sebagainya.
  • Rumah tersebut = rumah bekas, dan ingin direnovasi agar nampak baru (tidak usang).
  • Renovasi rumah bekas juga dilakukan agar sesuai dengan style / selera pemilik baru. Bisa juga karena bosan dengan gaya rumah tersebut.
  • Upgrade kondisi rumah (meskipun tidak rusak) dengan material yang baru dan lebih berkualitas, misal ganti cat, pasang pagar, ganti keramik, pasang kitchen set, dan sebagainya.
  • Penambahan / perubahan fungsi ruangan, misal karena anak semakin banyak jadi perlu membuat kamar baru, atau karena beli mobil jadi perlu bangun garasi / carport.

Secara sederhana, alasan renovasi rumah ada 2: kebutuhan dan keinginan. Semua tujuannya agar rumah semakin nyaman.

Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan / tips renovasi rumah. Perhatikan juga ketentuan renovasi rumah subsidi yang memang ada aturan khususnya.

Daftar Isi:

 

Hal-Hal yang Diperhatikan dalam Renovasi Rumah (TIPS!)

Dalam renovasi rumah, banyak hal yang akan diperhatikan. Hal ini agar Anda tidak menyesal setelah rumah direnovasi. Misalnya, ternyata desainnya tidak cocok karena rumah Anda terlalu kecil. Atau, renovasi malah mengubah struktur rumah dan menyebabkan kerusakan, misalnya atap jadi bocor. Berikut hal-hal yang diperhatikan sebelum renovasi rumah:

1. Rencanakan Jauh-Jauh Hari

Rencanakan renovasi sejak beberapa bulan atau tahun sebelumnya. Renovasi rumah perlu biaya yang cukup banyak, sehingga perencanaan jauh hari dapat memudahkan Anda merencanakan biaya apa saja yang harus dikeluarkan. Selain itu, perencanaan jauh hari akan membuat keputusan renovasi lebih baik karena Anda akan dapat banyak masukan, ide, dan pertimbangan.

Lakukan survei juga penting. Kunjungi atau lihat rumah-rumah yang setipe atau sejenis dengan rumah Anda. Ketahui apakah keputusan renovasi Anda cocok dengan jenis rumah Anda. Survei juga berapa pengeluaran yang diperlukan untuk merenovasi rumah yang sejenis dengan rumah Anda.

Dengan merencanakan jauh hari, Anda dapat menentukan prioritas mana yang harus direnovasi terlebih dahulu. Misalnya, anak sudah besar sehingga perlu kamar sendiri. Maka, prioritas utama adalah merombak kamar yang agar dapat ditempati semua anak, bukan malah memasang carport padahal belum punya mobil.

Sehingga, renovasi bertahap juga langkah yang tepat dilakukan. Jangan renovasi sekaligus karena akan memberatkan Anda secara finansial. Lagipula, jika Anda peka, maka sebenarnya renovasi memang tidak dapat dilakukan sekali saja. Di masa depan, pasti ada saja hal-hal yang perlu atau ingin Anda renovasi, baik karena rusak, bosan, maupun karena kebutuhan lain.

2. Kenali Rumah Anda

Mengenali rumah Anda penting untuk tahu jenis renovasi apa yang cocok. Ketahui struktur rumah Anda. Misalnya, ketahui apakah rumah lantai 1 Anda sudah berfondasi kuat dan siap jika dibangun jadi 2 lantai, pelajari apakah saluran air Anda memungkinkan jika membangun kamar mandi tambahan, dan hal-hal lainnya.

Kenali juga lahan rumah Anda. Berapa sisa tanah Anda, dan bagaimana Anda dapat memanfaatkan sisa lahan tersebut. Jangan sampai semua sisa lahan dibangun sehingga Anda tidak punya halaman dan membuat sirkulasi udara dan cahaya buruk.

3. Kenali Lingkungan Sekitar

Kenali lingkungan sekitar sebelum merenovasi rumah Anda. Terutama jika Anda tinggal di lingkungan padat penduduk. Misalnya, jangan sampai Anda menambah lantai dan mengganggu sirkulasi cahaya rumah di samping Anda. Mintalah pendapat dan izin dari warga sekitar Anda.

Perhatikan juga faktor sosial, misalnya sebaiknya hindari merenovasi rumah hingga megah dan mewah sementara lingkungan sekitar adalah penduduk menengah ke bawah. Anda dapat siasati dengan membuat desain eksterior rumah Anda sederhana dan tidak mencolok, baru interior rumah (yang tidak nampak dari luar) yang mewah sesuai keinginan Anda.

4. Pilih Material Berkualitas

Tujuan renovasi rumah = kondisi rumah jadi lebih baik. Sehingga, pilihlah material yang berkualitas. Meskipun berhemat, jangan sampai Anda memilih material yang murahan dan tidak awet. Justru ketika material seperti ini dipakai malah akan cepat rusak dan perlu renovasi lagi (malah jadi tidak hemat!)

5. Berhemat!

Cara tepat berhemat adalah tentukan budget. Anda jadi tahu berapa kemampuan finansial Anda, dan berapa yang dapat Anda alokasikan untuk renovasi rumah. Jangan sampai Anda melakukan renovasi tanpa tahu budget Anda (misal, ketika punya uang banyak langsung memutuskan renovasi). Hal ini akan membuat Anda tidak merasa keberatan secara finansial, tapi ujung-ujungnya malah menghabiskan banyak uang.

Cari tahu juga harga material / bahan yang diperlukan, lalu pilih material dengan kualitas sama dengan harga termurah di toko lain. Manfaatkan promo, misal promo akhir tahun, promo kemerdekaan, promo hari ulangtahun toko material, dan sejenisnya. Tapi ingat, tetap pilih material yang berkualitas (jangan asal murah tapi ternyata murahan!)

6. Manfaatkan Bahan yang Ada

Anda bisa lebih menghemat dengan memanfaatkan bahan sisa. Misalnya, Anda masih punya sisa cat atau semen dari saat membangun rumah. Anda tinggal menambahkan bahan-bahan yang diperlukan untuk renovasi tersebut. Selain itu, Anda juga bisa berkreasi membuat perabotan sendiri dengan bahan-bahan yang ada (‘do it yourself’ = DIY). Anda dapat melihat referensi barang-barang DIY di YouTube.

Renovasi rumah
Ilustrasi renovasi rumah (renovasisolo.com)

 

Pertimbangan Renovasi Rumah Sewa (Kontrakan)

Jika rumah Anda adalah rumah sewa / kontrakan, maka pertimbangkan juga hal-hal lain terkait rumah sewa. Karena rumah tersebut adalah milik orang lain (bukan milik Anda), maka pada dasarnya Anda harus minta izin terlebih dahulu jika ingin melakukan perubahan atau renovasi rumah tersebut. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan jika renovasi rumah sewa / renovasi kontrakan:

  • Jika ada perabot yang rusak, jangan langsung buang. Tanyakan dulu ke pemilik rumah apakah boleh membuangnya lalu menggantinya dengan yang baru.
  • Jika mengganti perabot dengan yang baru (sudah izin), maka pastikan juga apakah perabot tersebut dihitung sebagai milik Anda, atau pemilik rumah meminta perabot tersebut untuk tetap ada di rumah (mengganti perabot lama yang sudah rusak).
  • Jangan lakukan renovasi berlebihan. Bahkan, hal-hal kecil seperti memasang paku saja juga harus ditanyakan dulu ke pemilik rumah. Jika renovasi berlebihan, bisa saja struktur rumah atau desain rumah jadi beda dan tidak sesuai dengan keinginan pemilik.
  • Renovasi berlebihan = rugi di Anda, karena Anda tidak menempati rumah itu selamanya. Jika ingin renovasi (dan sudah diizinkan), maka mintalah potongan harga sewa (anggap biaya renovasi tersebut dibayar oleh pemilik rumah).
  • Satu hal yang umum dan biasanya boleh dilakukan adalah memperindah kebun / halaman. Anda bisa menata tanaman-tanaman yang ada, menambah kursi atau ornamen lain, atau menanam tanaman-tanaman hias.

Baca juga: Lebih baik kontrak rumah / beli rumah?

 

Peraturan Khusus Renovasi Rumah Subsidi

Rumah subsidi punya peraturan khusus terkait renovasi rumah. Hal ini untuk memastikan agar rumah subsidi tepat sasaran, yaitu bagi golongan tidak mampu dan membutuhkan (bukan dibeli orang kaya dengan harga murah lalu dirombak dan dijual lagi dengan harga mahal!). Berikut peraturan khusus renovasi rumah subsidi:

  • Rumah subsidi hanya boleh direnovasi (terutama merubah bagian depan / fasad) setelah dicicil selama lima tahun. Di bawah lima tahun sebenarnya boleh direnovasi, tapi hanya renovasi kecil seperti merenovasi dapur atau menambah pagar.
  • Dilarang merenovasi ekstrem, seperti membongkar dan membangun dari awal, bahkan membuat rumah subsidi jadi bertingkat juga dilarang.
  • Renovasi rumah subsidi perlu dilaporkan ke bank pembiayaan sesuai aturan. Jika tidak dilaporkan, maka asuransi rumah hanya senilai rumah awal saat akad (saat masih belum direnovasi), sehingga jika ada kondisi darurat, asuransi tidak dapat meng-cover kondisi rumah setelah renovasi.
  • Jika melanggar aturan rumah subsidi, maka Anda bisa kena sanksi yaitu pencabutan subsidi oleh pemerintah. Tapi, Anda tetap bisa menempati rumah tersebut dengan membayar cicilan konvensional (non subsidi).

Dengan peraturan yang cukup ketat, sebenarnya ada beberapa hal yang dapat Anda renovasi di rumah subsidi Anda dan tidak melanggar aturan. Misalnya:

  • Mengecat ulang.
  • Memanfaatkan sisa halaman / lahan kosong untuk jadi taman kecil.
  • Membuat pagar.
  • Menambahkan kanopi untuk halaman depan.

Baca juga:

The post Tips Renovasi Rumah & Rumah Subsidi appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/renovasi-rumah/feed/ 0