merawat kendaraan – Komunitas Hemat Sikatabis http://komunitas.sikatabis.com Hemat via Sikatabis.com Sat, 28 Jan 2023 08:30:45 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.1.19 Merawat Sepeda Motor: Apa yang Dirawat? + Tips Perawatan Sepeda Motor http://komunitas.sikatabis.com/merawat-sepeda-motor/ http://komunitas.sikatabis.com/merawat-sepeda-motor/#respond Mon, 01 Jun 2020 16:15:28 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=7703 Merawat sepeda motor penting agar kendaraan tetap aman, nyaman, dan tidak rusak. Berikut beberapa manfaat merawat kendaraan secara rutin: Kendaraan jadi Awet. Sering merawat artinya menjaga kualitas komponen kendaraan. Jika ada sedikit masalah langsung bisa diatasi. Hal ini membuat kualitas kendaraan akan tetap baik meskipun sudah dipakai bertahun-tahun. Penghematan pengeluaran. Jika sering dirawat maka kerusakan …

The post Merawat Sepeda Motor: Apa yang Dirawat? + Tips Perawatan Sepeda Motor appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Merawat sepeda motor penting agar kendaraan tetap aman, nyaman, dan tidak rusak. Berikut beberapa manfaat merawat kendaraan secara rutin:

  • Kendaraan jadi Awet. Sering merawat artinya menjaga kualitas komponen kendaraan. Jika ada sedikit masalah langsung bisa diatasi. Hal ini membuat kualitas kendaraan akan tetap baik meskipun sudah dipakai bertahun-tahun.
  • Penghematan pengeluaran. Jika sering dirawat maka kerusakan kecil akan segera bisa diatasi dan tidak jadi kerusakan besar. Jika kendaraan mengalami kerusakan besar maka kemungkinan harus ganti komponen atau perbaikan skala besar yang tentu malah memakan biaya lebih banyak dari pengeluaran servis/perawatan rutin.
  • Berkendara jadi aman dan nyaman. Komponen yang sering diperhatikan akan terjaga dan resiko kerusakan jadi rendah. Performa kendaraan jadi prima, berkendara jadi nyaman, dan aman dari malfungsi yang membahayakan.
  • Mengurangi resiko mogok. Jika jarang dirawat maka bisa saja tiba-tiba kendaraan Anda rusak, kehabisan bahan (oli, aki, air radiator), dan ujungnya jadi mogok. Anda jadi buang waktu dan dan tenaga jika tiba-tiba kendaraan mogok saat digunakan.
  • Nilai jual kembali lebih tinggi. Jika kualitas kendaraan Anda baik karena rutin dirawat, maka tentu harga jualnya bisa tinggi dibanding dengan kendaraan lain yang sama, setipe, seumuran, tapi kualitasnya kurang baik.

Daftar Isi

 

Komponen yang Dirawat

Merawat kendaraan harus memperhatikan komponen apa dan bagaimana cara merawatnya. Di kendaraan terdapat banyak komponen dan setiap komponen cara merawatnya berbeda-beda. Selain memperhatikan komponen, Anda juga perlu memperhatikan cara Anda berkendara. Pelajari komponen dan tips merawat kendaraan berikut:

1. Aki

Mayoritas kendaraan masih pakai aki basah karena harganya yang terjangkau dan bisa dipakai berulang-ulang. Sekarang kendaraan juga sudah banyak yang pakai aki kering karena lebih praktis tidak perlu isi ulang air terus menerus. Perbandingan aki basah dan aki kering:

Aki Basah Aki Kering
Kelebihan Harga lebih murah Simpel, tidak perlu pakai air aki (sudah pakai gel)
Mudah didapat (masih banyak yang jual) Masa pakai lebih lama
Dapat dipakai berulang-ulang Tidak mudah tumpah karena bentuknya gel
Kekurangan Air aki mudah menguap jadi mudah berkurang Masih jarang dijual bebas
Jika air aki tumpah ke komponen lain dapat bikin karat Harga mahal

 

Cara menjaga aki:

  • Cek kondisi aki. Cek besaran daya yang masih dimiliki aki dengan battery load tester. Jangan sampai Anda tetap memaksakan aki padahal daya yang dimiliki tidak banyak. Bisa-bisa Anda kecolongan dan aki mati. Jika pakai aki basah, periksa kandungan elektrolit / air akinya. Jika air aki tinggal sedikit maka aki tidak kuat untuk menyuplai listrik ke kendaraan. Periksa juga terminal aki nya apakah longgar, karatan, atau jamuran. Kencangkan, bersihkan dengan air panas (jika jamuran), atau ganti jika kondisinya terlalu buruk.

Periksa apakah ada kebocoran aki. Jika ada, maka harus diganti karena air aki dapat merusak komponen lain di sekitarnya. 

  • Perhatikan beban penggunaan aki. Jangan memasang lampu atau klakson atau aksesoris kelistrikan lain yang melebihi batas yang dianjurkan karena akan membebani aki. Jangan lupa matikan komponen kelistrikan (lampu, radio, AC, dan lain-lain) saat kendaraan Anda mati agar tegangan listrik dari aki stabil saat kendaraan dinyalakan kembali.
  • Panaskan kendaraan. Jika kendaraan tidak sering dipanaskan (saat jarang digunakan), maka daya aki akan berkurang sendiri (self discharge). Untuk sepeda motor: panaskan sepeda motor 15 – 20 menit (aki basah) atau 5 – 10 menit (aki kering) setiap hari. Jika sulit menyalakan sepeda motor dengan starter elektrik, maka jangan dipaksa; gunakan starter manual (kaki). 

Gejala aki mulai bermasalah (soak):

  • Kendaraan susah dinyalakan. Saat di-starter muncul suara “tek-tek-tek” atau “tret-tret-tret”.
  • Kinerja komponen kelistrikan tidak optimal = lampu redup, klakson tidak nyaring, dan sebagainya. 
  • Saat aki dibuka: Sel-sel aki berserat, kerut, atau bengkok. Air aki juga nampak keruh.
  • Jika aki sudah rusak maka akan menggembung (masalah yang sama seperti baterai HP yang rusak).

2. Oli

Untuk sepeda motor, ganti oli biasanya jika sudah 2 – 4 ribu kilometer. Jika jalanan yang sering dilalui macet, maka ganti oli saat masih 2 ribu. Ganti oli juga dapat dilakukan jika tarikan mesin sudah tidak enak. Biasanya masyarakat yang menggunakan sepeda motor untuk bekerja seperti kurir atau ojek online maka ganti oli bisa tiap 10.000 kilometer atau bahkan seminggu sekali.

Khusus untuk sepeda motor matic, selain oli mesin ada juga oli gardan untuk pelumasan sistem transmisi. Oli gardan ini diganti setiap dua kali ganti oli. Misalnya, jika oli mesin diganti tiap 4 ribu kilometer maka oli gardan diganti tiap 8 ribu kilometer. Sama seperti oli mesin, jika tarikan sudah tidak nyaman maka sebaiknya ganti juga oli gardannya.

Ganti oli juga tergantung kekentalan/viskositas olinya. Kekentalan oli ditunjukkan dengan kode SAE (Society of Automotive Engineering) pada wadahnya. Jika kode SAE = 20W-50, maka oli tidak terlalu kentar jadi ganti oli bisa 3 – 5 ribu kilometer sekali. Jika kode SAE = 10W-40, maka termasuk oli kental dan bisa ganti jika sudah 10 ribu kilometer.

Selain ganti oli, perhatikan hal berikut:

  • Ganti juga filter oli. Untuk mobil = saat sudah lebih dari 20 kilometer atau 8 bulan sekali. Untuk sepeda motor = tiap 2 kali ganti oli. Ganti juga filter oli saat Anda mengganti merek oli yang dipakai.
  • Cek kondisi oli saat beli kendaraan bekas. Jika oli sudah hitam pekat, tengik, atau jadi putih susu (kena air), maka harus langsung diganti. 
  • Cek kondisi pompa oli. Jika terganggu, maka proses pendinginan mesin akan terganggu.

3. Radiator

Radiator berfungsi untuk menjaga suhu kendaraan agar tetap di kisaran 80 – 90 derajat celcius. Selain mobil, kini sepeda motor juga dilengkapi radiator. Berikut cara merawat radiator kendaraan Anda:

  • Cek bagian radiator:
      • Selang radiator yang mengalirkan pendingin ke mesin. Suhu dan tekanan air membuat daya tahan selang menurun. Pastikan ganti selang jika kondisi sudah tidak bagus. Jika tidak diganti maka sirkulasi pendingin bisa terganggu dan selang sobek. Akibatnya mesin bisa terlalu panas dan mesin mati.
      • Tutup radiator yang berupa pegas/karet penyekat jangan sampai kendur.
      • Klem/pengikat selang yang terbuat dari besi/baja harus Anda pastikan agar mengikat selang agar tidak bocor. Jangan juga mengikat selang terlalu kuat karena dapat menyobek selang.
      • Kipas pendingin Anda periksa cairan silikon dan tali kipasnya agar berfungsi baik. Bersihkan juga kipas radiator sepeda motor dari kotoran, debu, dan lumpur.
      • Cover radiator di sepeda motor harus pilih yang sesuai. Jika terlalu rapat akan mengganggu aliran udara jadi pendinginan tidak maksimal. Jika terlalu renggang maka rawan kemasukan benda asing dan membuat kisi-kisi penyok.
      • Kisi-kisi radiator di sepeda motor jangan samapi kena semprotan air tekanan tinggi karena mudah penyok. Bersihkan dengan sikat gigi bekas, dan jika penyok bisa dibetulkan dengan tusuk gigi.
  • Air radiator:
    • Isi air radiator sesuai ketentuannya. Jika kurang air maka mesin akan overheat, jika terlalu penuh maka dapat meningkatkan tekanan dan membuat selang pecah. 
    • Isi cairan radiator secara berkala dan jangan sampai kosong/kekurangan.
    • Hindari mengisi radiator dengan air keran. Air keran kadang mengandung besi yang dapat membuat radiator berkarat. Gunakan radiator coolant yang khusus untuk kendaraan Anda.
  • Bersihkan/kuras tangki radiator. Agar radiator bersih dari bahan korosif Anda dapat menguras tangki minimal 2 minggu sekali, tapi idealnya tiap 2 kali ganti oli. Berikut cara menguras tangki radiator:
  1. Pastikan mesin kendaraan dingin. 
  2. Buka penutup pembuangan cairan di bagian bawah radiator lalu keluarkan semua cairan di radiator.
  3. Tutup pembuangan lalu buka penutup utama di atas radiator. Tambahkan cairan penguras / radiator flush (jika ada) dan air bersih hingga penuh. Jangan tutup tangki radiator.
  4. Hidupkan mesin lalu panaskan 10 – 15 menit. Anda bisa injak gas sampai putaran mesin mencapai 10.000 – 1500 rpm. Jika cairan di radiator berkurang selama pemanasan, tambahkan lagi sampai penuh.
  5. Matikan dan biarkan mesin dingin, kemudian buka penutup pembuangan di bagian bawah dan biarkan cairan keluar.
  6. Alirkan air bersih ke tangki radiator agar membilas tangki dan keluar lewat lubang pembuangan bawah.
  • Atur ritme pendinginan, terutama di kendaraan tua. Jangan memacu terus kendaraan saat indikator radiator sudah di tanda merah / menunjukkan radiator panas.

4. Kaki-kaki

Kaki-kaki adalah rangkaian untuk menstabilkan kendaraan. Komponennya terdiri dari shockbreaker, bushing arm, bearing, suspension, tie rod, ball joint, dan lain-lain. 

Cara merawat kaki-kaki kendaraan:

  • Jalankan kendaraan perlahan dan hindari jalan berlubang. Melaju di jalan rusak dengan kecepatan tinggi dapat mengguncang kaki-kaki.
  • Gunakan velg yang sesuai dengan spesifikasi. Hati-hati jika memodifikasi velg kendaraan karena rawan merusak kaki-kaki.

5. Ban

Perawatan kendaraan harus juga memperhatikan kondisi ban. Cara merawat ban:

  • Rutin periksa kondisi ban:
    • Bersihkan ban dari kotoran, lumpur, dan kotoran lain. Jika terus menempel maka dapat mengeras dan merusak ban. 
    • Jangan sampai ban aus dan alurnya tidak terlihat lagi. Jika aus, maka berbahaya karena dapat selip dan kendaraan jadi tergelincir.
    • Hindari terlalu sering menyemir ban karena dapat membuat ban kering dan mengurangi elastisitas serta kemampuan gesekannya. Maksimal 1 bulan sekali saja.
    • Periksa pentil ban. Pastikan tidak lepas atau bocor. 
  • Tukar posisi (rotasi ban). Tukar posisi ban mobil Anda (yang depan jadi belakang dan sebaliknya). Ban depan lebih cepat aus karena untuk berbelok dan mengerem mobil, jadi merotasi dapat mencegah agar keausan ban tidak jauh berbeda satu sama lain. Rotasi baiknya tiap 10 ribu kilometer sekali.
  • Periksa tekanan udara:
    • Sepeda motor: ban depan 32 – 34 psi, ban belakang 39 – 41 psi.
    • Jika tekanan udara kurang = ban mudah bocor, kendaraan susah dikontrol, tarikan berat jadi butuh banyak BBM. Tekanan udara berlebihan =  ban lebih keras, mudah aus, kendaraan terasa kasar.
    • Mengisi ban dengan nitrogen dapat meredam panas dan menjaga tekanan udara ban lebih stabil.
  • Perhatikan cara berkendara Anda:
    • Kurangi beban kendaraan Anda. Beban berat akan membuat ban menanggung beban yang makin berat.
    • Hindari rem mendadak/hard brake karena dapat membuat sebagian roda mudah aus.
    • Hindari parkir di tempat panas karena dapat membuat ban keras dan retak-retak.Untuk sepeda motor: gunakan standar tengah saat parkir untuk mengurangi beban samping ban yang dapat menyebabkan aus.
  • Perhatikan ukuran & jenis ban. Sesuaikan ukuran ban dengan ukuran velg dan ukuran kendaraan Anda. pastikan juga jenis ban sesuai; jenis ban untuk off-road dan untuk kendaraan perkotaan tentu berbeda.
  • Ganti ban, terutama jika sudah sering ditambal. Ban yang sudah sering ditambal artinya sudah aus dan tidak layak digunakan. Selain itu, jika Tread Wear Indicator (TWI) sudah muncul maka sudah perlu diganti. TWI terletak di dalam alur ban, jadi akan muncul jika alur sudah aus.

6. Lampu

Kap lampu dapat menguning/kusam jika tidak dirawat. Selain nampak tidak bagus, lampu buram dapat mengurangi cahaya yang dipancarkan bohlam. Cara merawat lampu kendaraan Anda:

  • Gunakan lampu dengan jenis dan daya yang sesuai:
    • Jika terlalu besar daya nya maka bohlam menghasilkan panas berlebih. Pancaran panas ini membuat lampu jadi kuning, selain juga memakan banyak tenaga dari aki.
    • Spesifikasi kelistrikan lampu yang tidak sesuai juga dapat menyebabkan arus pendek.
  • Perhatikan karet penutup bohlam. Jika robek dapat menyebabkan masuknya debu jadi harus diganti.
  • Perhatikan seal penutup mika. Jika rusak atau robek dapat menyebabkan kotoran masuk jadi harus diganti.
  • Jaga kebersihan kap mesin mobil. Kotoran dari kap dapat masuk ke lampu dari ruang mesin.
  • Parkir di tempat teduh. Sinar UV dapat membuat kaca lampu menguning. Atau gunakan cairan anti UV atau Wax untuk melindungi kaca lampu.
  • Cuci kaca lampu setelah kendaraan terguyur hujan. Hujan dapat menggores kaca lampu dan membuat kotoran masuk, jadi perlu dicuci agar tidak kotor.

 

Lampu motor
Lampu motor (Pixabay)

 

Jika lampu sudah menguning, Anda bisa membersihkannya dengan cara berikut:

  1. Lepas mika/kaca lampu dari dudukannya.
  2. Cuci kaca lampu dengan deterjen pekat untuk menghilangkan jamur. Pastikan bagian dalam juga dapat terjangkau; gunakan kain halus.
  3. Keringkan di bawah sinar matahari agar goresan pada kaca lampu terlihat.
  4. Oleskan kompon/kumpon (untuk memoles cat) pada permukaan kaca lalu putar berulang dengan kain halus. Jangan gosok terlalu keras dan lama.
  5. Jika goresan/baret parah, maka bisa pakai amplas kertas campur air untuk menggosok permukaan. Jangan gosok terlalu keras dan lama.
  6. Cuci kaca lampu dengan deterjen pekat lalu bilas. Keringkan dengan lap chamois agar tidak menggores permukaannya.
  7. Pasang kembali mika lampu ke dudukannya.

7. Bodi

Bodi kendaraan yang tidak terawat akan terlihat kusam, kotor, dan bahkan bisa berkarat/keropos. Beberapa hal yang menyebabkan bodi kendaraan Anda kotor:

  • Kotoran burung, apalagi jika sudah keras. Jika masih basah bisa langsung dibilas, tapi jika sudah keras maka harus berhati-hati agar tidak menggores bodi.
  • Partikel kotoran di udara, terutama asam nitrat yang dapat merusak lapisan cat kendaraan Anda.
  • Pemoles cat yang tidak digunakan dengan hati-hati maka malah dapat mengikir cat kendaraan Anda.
  • Garam di air/udara (sekitar pantai) dapat mempercepat proses korosi/karat bodi kendaraan Anda.
  • Sinar UV yang dapat membuat cat kendaraan Anda pudar.

Cara merawat bodi mobil dan sepeda motor Anda:

  • Parkir kendaraan Anda di tempat teduh, terhindari dari sinar matahari, udara langsung, dan UV. Ini untuk menjaga agar kendaraan Anda tidak kena kotoran burung, paparan UV, atau partikel kotoran udara lainnya.
  • Rajin bersihkan kendaraan Anda. Anda bisa pakai jasa cuci mobil atau cuci motor. Jika ingin cuci sendiri, perhatikan hal berikut:
    • Gunakan sistem 2 ember; 1 ember berisi cairan pembersih + air, 1 ember untuk membilas lap Anda setiap habis digunakan membasuh kendaraan.
    • Cuci kendaraan setelah kena hujan. Saat hujan, lumpur dan kotoran dapat terciprat ke bodi kendaraan. Selain itu, hujan juga mengandung asam yang dapat merusak cat kendaraan Anda.
    • Jangan sembarangan pakai cairan pembersih, apalagi pakai sabun/deterjen. Pakaialah shampo khusus untuk membersihkan sepeda motor atau mobil.
    • Gunakan kain lembut seperi chamois untuk mengelap kendaraan yang basah. Untuk mencuci, bisa pakai kain lembut atau spons dengan pori-pori besar.
  • Pakai waxing untuk memberi lapisan lilin di kendaraan Anda. Lapisan ini berguna untuk melindungi bodi dari sinar matahari dan polutan. Waxing biasanya diberikan 2-3 bulan sekali.
  • Jika Anda merasa bodi kendaraan Anda sudah jelek, Anda bisa cat ulang atau memberi stiker yang dapat juga melindungi cat asli kendaraan Anda.
  • Tutup kendaraan Anda dengan sarung kendaraan. Cover sepeda motor atau cover mobil ini dapat menjadi tambahan pelindungan bodi. Tapi, jangan tutupi kendaraan saat kondisi basah (sehabis dicuci atau hujan). Keadaan lembab dan tertutup dapat membuat cat kendaraan kusam.

8. Rem

Rem harus dirawat karena jika rem bermasalah maka akan membahayakan penumpang sepeda motor. Tips merawat rem sepeda motor:

  • Periksa rem pada 500 km pertama atau 1 bulan lalu periksa lagi setiap 2500 km atau 3 bulan.
  • Cek dan ganti minyak rem secara rutin. Ganti minyak rem setiap 2 tahun sekali atau saat sudah sampai 240.000 km.
  • Periksa cairan dan selang rem setiap 2.500 atau 3 bulan sekali. Selang sebaiknya diganti setiap 4 tahun dan cairan rem setiap 2 tahun.
  • Segera ganti kanvas rem jika sudah menipis. 
  • Jika handel rem sudah terasa keras untuk ditekan, ganti seal masternya.

 

Tips Merawat Sepeda Motor

Selain merawat komponen, perilaku berkendara juga diperhatikan. Berikut tips bagaimana perilaku berkendara sepeda motor Anda dapat membantu merawat mobil sehingga lebih awet.

1. Beban

Karena kapasitas sepeda motor hanya 2 orang, maka beban sepeda motor biasanya tidak lebih dari 120 – 130 kg (dengan asumsi rata-rata berat satu orang tidak lebih dari 60 – 65 kg). Jika rata-rata satu orang beratnya 50 kg, maka beban penumpang adalah 100 kg. Sisa 20 – 30 kg untuk membawa barang bawaan. Perhatikan hal ini jika Anda memutuskan untuk memasang top box/side box untuk membawa lebih banyak beban barang Anda. Tiap sepeda motor beda kekuatan menahan bebannya. Sepeda motor dengan bodi besar seperti tipe sport dan touring bisa bawa beban lebih banyak.

2. Servis/Tune Up

Servis sepeda motor tidak hanya dilakukan sekali dalam jangka waktu tertentu. Hal ini karena banyak macam servis sepeda motor yang berbeda jangka waktunya (dan semua perlu rutin dilakukan agar mobil terawat). Berbagai macam servis sepeda motor tersebut yaitu:

  1. Servis tahun pertama (gratis) di bengkel resmi. Biasanya dalam setahun ada 4 kali servis yaitu saat 500 km, 20.000 km, 40.000, dan 80.000 km. 
  2. Tune up rutin untuk tahu kondisi sepeda motor seperti tekanan ban, rantai, injeksi, karburator, radiator, kelistrikan, dan lainnya. Biaya servis sepeda motor berbeda-beda. Untuk sepeda motor bebek atau matic biasanya lebih murah daripada sepeda motor sport.

3. Memilih Spare Part

Dalam kondisi umum, spare part resmi tentu lebih baik daripada spare part KW. Meskipun begitu, karena harganya yang mahal, banyak orang tetap membeli spare part KW karena menganggap kualitasnya tidak jauh beda tapi harganya jauh lebih murah. Berikut tips memilih spare part mobil:

  • Usahakan membeli yang original. Spare part original ini punya ciri biasanya dibeli spare part di toko resmi, terdapat stiker hologram penanda keaslian, serta ada garansi.
  • Beli spare part sesuai kebutuhan apa yang akan diganti. Tentu saja Anda tidak perlu beli spare part lain jika memang belum diganti.
  • Hindari beli spare part bekas. Tapi jika memang harus beli spare part bekas, maka perhatikan hal berikut:
    • Lihat kualitasnya. Pastikan wujud spare part masih bagus dan masih bisa menjalankan fungsinya dengan optimal.
    • Hindari beli spare part bekas online karena Anda tidak dapat mengetahui secara langsung kualitasnya.
    • Perhatikan harga spare partnya. Jika terlalu murah, maka patut waspada karena bisa jadi spare part tersebut abal-abal atau kualitasnya sudah buruk. Jika harganya tidak terlalu jauh dari spare part baru, sebaiknya beli spare part baru saja.
    • Ketahui alasan pemilik lama menjual spare part tersebut. Jika pemilik sebelumnya tidak bisa menjelaskan dengan baik, maka waspada apakah spare part tersebut rusak dan sebenarnya memang sudah tidak bisa dipakai.
  • Jika Anda membeli spare part secara online, perhatikan hal berikut:
    • Cari dulu informasi harga spare part di pasaran. Jika harga terlampau murah maka patut diwaspadai apakah spare part tersebut benar asli atau tidak asli (KW, imitasi, atau bahkan palsu).
    • Baca keterangan produk. Biasanya judul produk ditulis untuk menarik perhatian, padahal keterangannya cukup berbeda. 
    • Biasakan membeli dari penjual yang kredibel (verified), punya reputasi bagus (bintang nya tinggi) atau di toko resmi spare part yang memang menjual spare part secara online.
    • Baca testimoni para pembeli sebelumnya. Anda akan tahu bagaimana kualitas spare part tersebut langsung lewat pengalaman orang lain.

Baca juga:

The post Merawat Sepeda Motor: Apa yang Dirawat? + Tips Perawatan Sepeda Motor appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/merawat-sepeda-motor/feed/ 0
Merawat Mobil: Apa yang Dirawat? + Tips Perawatan Mobil http://komunitas.sikatabis.com/merawat-mobil/ http://komunitas.sikatabis.com/merawat-mobil/#respond Mon, 01 Jun 2020 16:14:45 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=7674 Merawat mobil penting agar kendaraan tetap aman, nyaman, dan tidak rusak. Berikut beberapa manfaat merawat kendaraan secara rutin: Kendaraan jadi Awet. Sering merawat artinya menjaga kualitas komponen kendaraan. Jika ada sedikit masalah langsung bisa diatasi. Hal ini membuat kualitas kendaraan akan tetap baik meskipun sudah dipakai bertahun-tahun. Penghematan pengeluaran. Jika sering dirawat maka kerusakan kecil …

The post Merawat Mobil: Apa yang Dirawat? + Tips Perawatan Mobil appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Merawat mobil penting agar kendaraan tetap aman, nyaman, dan tidak rusak. Berikut beberapa manfaat merawat kendaraan secara rutin:

  • Kendaraan jadi Awet. Sering merawat artinya menjaga kualitas komponen kendaraan. Jika ada sedikit masalah langsung bisa diatasi. Hal ini membuat kualitas kendaraan akan tetap baik meskipun sudah dipakai bertahun-tahun.
  • Penghematan pengeluaran. Jika sering dirawat maka kerusakan kecil akan segera bisa diatasi dan tidak jadi kerusakan besar. Jika kendaraan mengalami kerusakan besar maka kemungkinan harus ganti komponen atau perbaikan skala besar yang tentu malah memakan biaya lebih banyak dari pengeluaran servis/perawatan rutin.
  • Berkendara jadi aman dan nyaman. Komponen yang sering diperhatikan akan terjaga dan resiko kerusakan jadi rendah. Performa kendaraan jadi prima, berkendara jadi nyaman, dan aman dari malfungsi yang membahayakan.
  • Mengurangi resiko mogok. Jika jarang dirawat maka bisa saja tiba-tiba kendaraan Anda rusak, kehabisan bahan (oli, aki, air radiator), dan ujungnya jadi mogok. Anda jadi buang waktu dan dan tenaga jika tiba-tiba kendaraan mogok saat digunakan.
  • Nilai jual kembali lebih tinggi. Jika kualitas kendaraan Anda baik karena rutin dirawat, maka tentu harga jualnya bisa tinggi dibanding dengan kendaraan lain yang sama, setipe, seumuran, tapi kualitasnya kurang baik.

Daftar Isi

 

Komponen yang Dirawat

Merawat kendaraan harus memperhatikan komponen apa dan bagaimana cara merawatnya. Di kendaraan terdapat banyak komponen dan setiap komponen cara merawatnya berbeda-beda. Selain memperhatikan komponen, Anda juga perlu memperhatikan cara Anda berkendara. Pelajari komponen dan tips merawat kendaraan berikut:

1. Aki

Mayoritas kendaraan masih pakai aki basah karena harganya yang terjangkau dan bisa dipakai berulang-ulang. Sekarang kendaraan juga sudah banyak yang pakai aki kering karena lebih praktis tidak perlu isi ulang air terus menerus. Perbandingan aki basah dan aki kering:

Aki Basah Aki Kering
Kelebihan Harga lebih murah Simpel, tidak perlu pakai air aki (sudah pakai gel)
Mudah didapat (masih banyak yang jual) Masa pakai lebih lama
Dapat dipakai berulang-ulang Tidak mudah tumpah karena bentuknya gel
Kekurangan Air aki mudah menguap jadi mudah berkurang Masih jarang dijual bebas
Jika air aki tumpah ke komponen lain dapat bikin karat Harga mahal

 

Cara menjaga aki:

  • Cek kondisi aki. Cek besaran daya yang masih dimiliki aki dengan battery load tester. Jangan sampai Anda tetap memaksakan aki padahal daya yang dimiliki tidak banyak. Bisa-bisa Anda kecolongan dan aki mati. Jika pakai aki basah, periksa kandungan elektrolit / air akinya. Jika air aki tinggal sedikit maka aki tidak kuat untuk menyuplai listrik ke kendaraan. Periksa juga terminal aki nya apakah longgar, karatan, atau jamuran. Kencangkan, bersihkan dengan air panas (jika jamuran), atau ganti jika kondisinya terlalu buruk.

Periksa apakah ada kebocoran aki. Jika ada, maka harus diganti karena air aki dapat merusak komponen lain di sekitarnya. Jika mobil akan tidak digunakan dalam waktu lama, maka lepaskan kabel aki agar listrik tidak mengalir terus. Jangan juga mematikan mesin sambil menyalakan AC dan pemutar musik di kondisi panas (saat mobil diparkir). Hal ini karena aki dipaksa bekerja tanpa diberi asupan daya (karena mesin mati) jadi aki akan mudah habis.

  • Perhatikan beban penggunaan aki. Jangan memasang lampu atau klakson atau aksesoris kelistrikan lain yang melebihi batas yang dianjurkan karena akan membebani aki. Jangan lupa matikan komponen kelistrikan (lampu, radio, AC, dan lain-lain) saat kendaraan Anda mati agar tegangan listrik dari aki stabil saat kendaraan dinyalakan kembali.
  • Panaskan kendaraan. Jika kendaraan tidak sering dipanaskan (saat jarang digunakan), maka daya aki akan berkurang sendiri (self discharge). Untuk mobil: biasakan memanaskan mesin mobil 5 hingga 10 menit setiap hari. 

Gejala aki mulai bermasalah (soak):

  • Kendaraan susah dinyalakan. Saat di-starter muncul suara “tek-tek-tek” atau “tret-tret-tret”.
  • Kinerja komponen kelistrikan tidak optimal = lampu redup, klakson tidak nyaring, dan sebagainya. 
  • Saat aki dibuka: Sel-sel aki berserat, kerut, atau bengkok. Air aki juga nampak keruh.
  • Jika aki sudah rusak maka akan menggembung (masalah yang sama seperti baterai HP yang rusak).

2. Oli

Ganti oli untuk mobil baru = saat 1.000 kilometer pertama. Ganti oli selanjutnya saat sudah mencapai 2500 kilometer. Dua kali ganti oli pertama ini biasanya masih gratis (fasilitas aftersale kendaraan). Ganti oli selanjutnya biasanya saat mobil mencapai 10.000 kilometer. Tapi jika kondisi berkendara Anda tidak wajar seperti sering kena macet (di Jakarta), maka 5.000 kilometer juga sebaiknya ganti. Hal ini karena meskipun jarak tempuh kendaraan belum jauh tapi mesin tetap bekerja keras dalam keadaan macet. 

Ganti oli juga tergantung kekentalan/viskositas olinya. Kekentalan oli ditunjukkan dengan kode SAE (Society of Automotive Engineering) pada wadahnya. Jika kode SAE = 20W-50, maka oli tidak terlalu kentar jadi ganti oli bisa 3 – 5.000 kilometer sekali. Jika kode SAE = 10W-40, maka termasuk oli kental dan bisa ganti jika sudah 10.000 kilometer. 

Selain ganti oli, perhatikan hal berikut:

  • Ganti juga filter oli. Untuk mobil = saat sudah lebih dari 20 kilometer atau 8 bulan sekali. Untuk sepeda motor = tiap 2 kali ganti oli. Ganti juga filter oli saat Anda mengganti merek oli yang dipakai.
  • Cek kondisi oli saat beli kendaraan bekas. Jika oli sudah hitam pekat, tengik, atau jadi putih susu (kena air), maka harus langsung diganti. 
  • Cek kondisi pompa oli. Jika terganggu, maka proses pendinginan mesin akan terganggu.

3. Radiator

Radiator berfungsi untuk menjaga suhu kendaraan agar tetap di kisaran 80 – 90 derajat celcius. Selain mobil, kini sepeda motor juga dilengkapi radiator. Berikut cara merawat radiator kendaraan Anda:

  • Cek bagian radiator:
    • Selang radiator yang mengalirkan pendingin ke mesin. Suhu dan tekanan air membuat daya tahan selang menurun. Pastikan ganti selang jika kondisi sudah tidak bagus. Jika tidak diganti maka sirkulasi pendingin bisa terganggu dan selang sobek. Akibatnya mesin bisa terlalu panas dan mesin mati.
    • Tutup radiator yang berupa pegas/karet penyekat jangan sampai kendur.
    • Klem/pengikat selang yang terbuat dari besi/baja harus Anda pastikan agar mengikat selang agar tidak bocor. Jangan juga mengikat selang terlalu kuat karena dapat menyobek selang.
    • Kipas pendingin Anda periksa cairan silikon dan tali kipasnya agar berfungsi baik. Bersihkan juga kipas radiator sepeda motor dari kotoran, debu, dan lumpur.
    • Cover radiator di sepeda motor harus pilih yang sesuai. Jika terlalu rapat akan mengganggu aliran udara jadi pendinginan tidak maksimal. Jika terlalu renggang maka rawan kemasukan benda asing dan membuat kisi-kisi penyok.
    • Kisi-kisi radiator di sepeda motor jangan samapi kena semprotan air tekanan tinggi karena mudah penyok. Bersihkan dengan sikat gigi bekas, dan jika penyok bisa dibetulkan dengan tusuk gigi.
  • Air radiator:
    • Isi air radiator sesuai ketentuannya. Jika kurang air maka mesin akan overheat, jika terlalu penuh maka dapat meningkatkan tekanan dan membuat selang pecah.
    • Isi cairan radiator secara berkala dan jangan sampai kosong/kekurangan.
    • Hindari mengisi radiator dengan air keran. Air keran kadang mengandung besi yang dapat membuat radiator berkarat. Gunakan radiator coolant yang khusus untuk kendaraan Anda.
  • Bersihkan/kuras tangki radiator. Agar radiator bersih dari bahan korosif Anda dapat menguras tangki minimal 2 minggu sekali, tapi idealnya tiap 2 kali ganti oli. Berikut cara menguras tangki radiator:
    1. Pastikan mesin kendaraan dingin. 
    2. Buka penutup pembuangan cairan di bagian bawah radiator lalu keluarkan semua cairan di radiator.
    3. Tutup pembuangan lalu buka penutup utama di atas radiator. Tambahkan cairan penguras / radiator flush (jika ada) dan air bersih hingga penuh. Jangan tutup tangki radiator.
    4. Hidupkan mesin lalu panaskan 10 – 15 menit. Di mobil, Anda bisa injak gas sampai putaran mesin mencapai 1.000 – 1500 rpm. Jika cairan di radiator berkurang selama pemanasan, tambahkan lagi sampai penuh.
    5. Matikan dan biarkan mesin dingin, kemudian buka penutup pembuangan di bagian bawah dan biarkan cairan keluar.
    6. Alirkan air bersih ke tangki radiator agar membilas tangki dan keluar lewat lubang pembuangan bawah.
  • Atur ritme pendinginan, terutama di kendaraan tua. Jangan memacu terus kendaraan saat indikator radiator sudah di tanda merah / menunjukkan radiator panas.

4. Kaki-kaki

Kaki-kaki adalah rangkaian untuk menstabilkan kendaraan. Komponennya terdiri dari shockbreaker, bushing arm, bearing, suspension, tie rod, ball joint, dan lain-lain. 

Cara merawat kaki-kaki kendaraan:

  • Jalankan kendaraan perlahan dan hindari jalan berlubang. Melaju di jalan rusak dengan kecepatan tinggi dapat mengguncang kaki-kaki.
  • Untuk cek: 
    • Coba pacu mobil di jalan lurus dengan kecepatan tinggi;
      • Jika mobil terasa limbung maka ada kemungkinan shockbreaker rusak dan harus diganti.
      • Jika cenderung melenceng ke kiri atau kanan, maka ada masalah di bushing arm.
      • Jika kemudi berat saat digerakkan maka ada masalah di bushing stabilizer.
    • Coba dongkrak roda:
      • Putar roda secara manual satu per satu. Jika ada suara bising/gemuruh artinya bearing mengalami masalah dan perlu diganti.
      • Tahan kemudi agar roda tidak bergerak, lalu goncang roda beberapa kali. Jika terasa tidak stabil/tidak kencang maka komponen tie rod atau ball joint aus/bermasalah.
    • Parkir mobil Anda. Jika salah satu roda miring tak wajar atau tidak lurus maka mobil perlu di spooring dan balancing.
  • Parkir mobil Anda di tempat rata agar beban mobil bisa tersebar dan tidak membebani satu sisi roda saja.
  • Gunakan velg yang sesuai dengan spesifikasi. Hati-hati jika memodifikasi velg kendaraan karena rawan merusak kaki-kaki.

5. Ban

Perawatan kendaraan harus juga memperhatikan kondisi ban. Cara merawat ban:

  • Rutin periksa kondisi ban:
    • Bersihkan ban dari kotoran, lumpur, dan kotoran lain. Jika terus menempel maka dapat mengeras dan merusak ban. 
    • Jangan sampai ban aus dan alurnya tidak terlihat lagi. Jika aus, maka berbahaya karena dapat selip dan kendaraan jadi tergelincir.
    • Hindari terlalu sering menyemir ban karena dapat membuat ban kering dan mengurangi elastisitas serta kemampuan gesekannya. Maksimal 1 bulan sekali saja.
    • Periksa pentil ban. Pastikan tidak lepas atau bocor. 
  • Tukar posisi (rotasi ban). Tukar posisi ban mobil Anda (yang depan jadi belakang dan sebaliknya). Ban depan lebih cepat aus karena untuk berbelok dan mengerem mobil, jadi merotasi dapat mencegah agar keausan ban tidak jauh berbeda satu sama lain. Rotasi baiknya tiap 10.000 kilometer sekali.
  • Periksa tekanan udara:
    • Ban depan 30 – 32 psi, ban belakang 36 – 40 psi.
    • Jika tekanan udara kurang = ban mudah bocor, kendaraan susah dikontrol, tarikan berat jadi butuh banyak BBM. Tekanan udara berlebihan =  ban lebih keras, mudah aus, kendaraan terasa kasar.
    • Mengisi ban dengan nitrogen dapat meredam panas dan menjaga tekanan udara ban lebih stabil.
  • Perhatikan cara berkendara Anda:
    • Kurangi beban kendaraan Anda. Beban berat akan membuat ban menanggung beban yang makin berat.
    • Hindari rem mendadak/hard brake karena dapat membuat sebagian roda mudah aus.
    • Hindari parkir di tempat panas karena dapat membuat ban keras dan retak-retak.
  • Perhatikan ukuran & jenis ban. Sesuaikan ukuran ban dengan ukuran velg dan ukuran kendaraan Anda. pastikan juga jenis ban sesuai; jenis ban untuk off-road dan untuk kendaraan perkotaan tentu berbeda.
  • Ganti ban, terutama jika sudah sering ditambal. Ban yang sudah sering ditambal artinya sudah aus dan tidak layak digunakan. Selain itu, jika Tread Wear Indicator (TWI) sudah muncul maka sudah perlu diganti. TWI terletak di dalam alur ban, jadi akan muncul jika alur sudah aus.

6. Lampu

Kap lampu dapat menguning/kusam jika tidak dirawat. Selain nampak tidak bagus, lampu buram dapat mengurangi cahaya yang dipancarkan bohlam. Cara merawat lampu kendaraan Anda:

  • Gunakan lampu dengan jenis dan daya yang sesuai:
    • Jika terlalu besar daya nya maka bohlam menghasilkan panas berlebih. Pancaran panas ini membuat lampu jadi kuning, selain juga memakan banyak tenaga dari aki.
    • Spesifikasi kelistrikan lampu yang tidak sesuai juga dapat menyebabkan arus pendek.
  • Perhatikan karet penutup bohlam. Jika robek dapat menyebabkan masuknya debu jadi harus diganti.
  • Perhatikan seal penutup mika. Jika rusak atau robek dapat menyebabkan kotoran masuk jadi harus diganti.
  • Jaga kebersihan kap mesin mobil. Kotoran dari kap dapat masuk ke lampu dari ruang mesin.
  • Parkir di tempat teduh. Sinar UV dapat membuat kaca lampu menguning. Atau gunakan cairan anti UV atau Wax untuk melindungi kaca lampu.
  • Cuci kaca lampu setelah kendaraan terguyur hujan. Hujan dapat menggores kaca lampu dan membuat kotoran masuk, jadi perlu dicuci agar tidak kotor.

Jika lampu sudah menguning, Anda bisa membersihkannya dengan cara berikut:

  1. Lepas mika/kaca lampu dari dudukannya.
  2. Cuci kaca lampu dengan deterjen pekat untuk menghilangkan jamur. Pastikan bagian dalam juga dapat terjangkau; gunakan kain halus.
  3. Keringkan di bawah sinar matahari agar goresan pada kaca lampu terlihat.
  4. Oleskan kompon/kumpon (untuk memoles cat) pada permukaan kaca lalu putar berulang dengan kain halus. Jangan gosok terlalu keras dan lama.
  5. Jika goresan/baret parah, maka bisa pakai amplas kertas campur air untuk menggosok permukaan. Jangan gosok terlalu keras dan lama.
  6. Cuci kaca lampu dengan deterjen pekat lalu bilas. Keringkan dengan lap chamois agar tidak menggores permukaannya.
  7. Pasang kembali mika lampu ke dudukannya.

7. Wiper

Cara merawat wiper mobil agar awet:

  • Cek karet wiper. Karet ini berfungsi untuk menghalau dan membersihkan debu, kotoran, dan air di kaca mobil. Jika karet ini keras dan tidak elastis, maka tidak akan maksimal membersihkan. Lebih parah lagi, kaca mobil bisa tergores. Jika sudah keras, ganti wiper. Biasanya ganti wiper tiap 1 tahun sekali.
  • Bersihkan wiper. Tapi jangan mengelap karet wiper karena terdapat bahan kimia yang berfungsi sebagai pembersih kaca mobil. Berikan cairan pembersih khusus wiper yang sudah dicampur air untuk mengelap wiper.
  • Periksa poros wiper. Berikan cairan pelumas agar wiper tidak aus dan dapat bergerak optimal. 
  • Isi cairan wiper yang ada di ruang mesin. Biasanya tangki ini diisi air biasa yang nanti disemprotkan ke kaca lalu disapu oleh wiper. Agar kaca lebih bersih maka lebih baik diisi cairan khusus wiper. Cairan ini juga membuat wiper tidak menggores kaca.
  • Perhatikan wiper saat parkir. Jika mobil akan diparkir behari-hari (misal di stasiun atau bandara), maka angkat wiper agar tidak menempel di kaca. Wiper yang terpapar sinar matahari berhari-hari dapat melengkung dan karetnya mengeras, maka sebaiknya diangkat agar tidak mengenai kaca mobil. Jika hanya ditinggal kurang dari sehari, maka tidak perlu.
  • Bersihkan kaca secara manual dengan lap dan cairan pembersih. Selain merawat wiper, kaca mobil juga harus dibersihkan. Jika terlalu kotor dan mengeras maka tentu wiper akan kesulitan membersihkannya dan malah membuat kotoran menyebar di kaca. 

8. Bodi

Bodi kendaraan yang tidak terawat akan terlihat kusam, kotor, dan bahkan bisa berkarat/keropos. Beberapa hal yang menyebabkan bodi kendaraan Anda kotor:

  • Kotoran burung, apalagi jika sudah keras. Jika masih basah bisa langsung dibilas, tapi jika sudah keras maka harus berhati-hati agar tidak menggores bodi.
  • Partikel kotoran di udara, terutama asam nitrat yang dapat merusak lapisan cat kendaraan Anda.
  • Pemoles cat yang tidak digunakan dengan hati-hati maka malah dapat mengikir cat kendaraan Anda.
  • Garam di air/udara (sekitar pantai) dapat mempercepat proses korosi/karat bodi kendaraan Anda.
  • Sinar UV yang dapat membuat cat kendaraan Anda pudar.

Cara merawat bodi mobil dan sepeda motor Anda:

  • Parkir kendaraan Anda di tempat teduh, terhindari dari sinar matahari, udara langsung, dan UV. Ini untuk menjaga agar kendaraan Anda tidak kena kotoran burung, paparan UV, atau partikel kotoran udara lainnya.
  • Rajin bersihkan kendaraan Anda. Anda bisa pakai jasa cuci mobil atau cuci motor. Jika ingin cuci sendiri, perhatikan hal berikut:
    • Gunakan sistem 2 ember; 1 ember berisi cairan pembersih + air, 1 ember untuk membilas lap Anda setiap habis digunakan membasuh kendaraan.
    • Cuci kendaraan setelah kena hujan. Saat hujan, lumpur dan kotoran dapat terciprat ke bodi kendaraan. Selain itu, hujan juga mengandung asam yang dapat merusak cat kendaraan Anda.
    • Jangan sembarangan pakai cairan pembersih, apalagi pakai sabun/deterjen. Pakaialah shampo khusus untuk membersihkan sepeda motor atau mobil.
    • Gunakan kain lembut seperi chamois untuk mengelap kendaraan yang basah. Untuk mencuci, bisa pakai kain lembut atau spons dengan pori-pori besar.
  • Pakai waxing untuk memberi lapisan lilin di kendaraan Anda. Lapisan ini berguna untuk melindungi bodi dari sinar matahari dan polutan. Waxing biasanya diberikan 2-3 bulan sekali.
  • Jika Anda merasa bodi kendaraan Anda sudah jelek, Anda bisa cat ulang atau memberi stiker yang dapat juga melindungi cat asli kendaraan Anda.
  • Tutup kendaraan Anda dengan sarung kendaraan. Cover sepeda motor atau cover mobil ini dapat menjadi tambahan pelindungan bodi. Tapi, jangan tutupi kendaraan saat kondisi basah (sehabis dicuci atau hujan). Keadaan lembab dan tertutup dapat membuat cat kendaraan kusam.

 

Cuci mobil
Mencuci mobil bisa dilakukan sendiri (Pixabay)

 

9. Interior

Interior juga penting dirawat karena interior lah pemandangan yang paling sering Anda lihat saat mengendarai mobil. Ada beberapa cara merawat interior mobil:

  • Bersihkan dashboard. Anda bisa bersihkan dashboar dengan kemoceng, lap basah, atau sikat gigi (untuk ujung-ujungnya). Berikan juga leather care untuk melindungi dashboard dari paparan sinar matahari.
  • Bersihkan juga plafon/langit-langit mobil agar tidak berdebu dan berjamur.
  • Bersihkan jok mobil Anda. Jika berbahan kulit/beludru maka gunakan vacuum cleaner. Jika berbahan sintetis maka gunakan cairan pembersih lalu lap dengan lap kering, atau bisa pakai sikat berbulu halus.
  • Lapisi lantai mobil dengan karpet yang mudah dibersihkan. Jika sudah kotor, maka tinggal keluarkan karpet, cuci, dan keringkan kemudian kembali dipasang di lantai mobil.
  • Berikan pengharum ruangan. Pengharum ruangan yang sedang populer sekarang yaitu biji kopi yang dimasukkan ke dalam pouch lalu digantung di spion atas mobil.

10. Rem

Rem harus dirawat karena jika rem bermasalah maka akan membahayakan penumpang mobil. Tips merawat rem mobil:

  • Periksa kondisi rem 6 bulan sekali atau setiap 10.000 km. 
  • Periksa kondisi minyak rem seminggu sekali. Ganti minyak rem setiap 50.000 km. Jika sebelum 50.000 km sudah cepat habis, maka ada kemungkinan terdapat kebocoran minyak rem.
  • Jika minyak rem berkurang, jangan menambah minyak rem di tabung reservoir. Minyak rem berfungsi sebagai penanda ketebalan kanvas rem. Saat minyak rem semakin berkurang artinya kanvas rem semakin tipis. 
  • Periksa kanvas rem. Sebaiknya kanvas rem diganti tiap 25.000 km. 
  • Jika mobil dilengkapi ABS, maka periksa lampu indikator sensor kerusakan. Lampu indikator akan menyala jika sensor rusak atau ada kebocoran / kehabisan minyak rem.
  • Periksa kondisi rem jika saat rem diinjak lalu bergetar atau berbunyi. Ini artinya terdapat kondisi yang membuat piringan rem tidak rata. 

 

Tips Merawat Mobil

Selain merawat komponen, perilaku berkendara juga diperhatikan. Berikut tips bagaimana perilaku mengemudi mobil Anda dapat membantu merawat mobil sehingga lebih awet.

1. Beban/Daya Angkut

Jangan bawa beban yang terlalu berat. Meskipun banyak mobil yang bagasinya luas, tapi jangan asal masukkan barang-barang ke mobil. Baca panduan berat mobil di buku panduan. Misalnya, Toyota Kijang Innova punya berat kosong 1525 kg dan berat maksimum 2130 kg maka batas maksimum beban yang boleh dimasukkan ke mobil adalah:

2130 – 1525 = 605 kg

605 kg ini sudah termasuk berat penumpang juga. Misal rata-rata penumpang beratnya 50 kg dan kapasitasnya 7 orang maka beban penumpang:

 50 x 7 = 350 kg

Sehingga, total berat barang bawaan Anda maksimal:

605 – 350 = 255 kg

Jika Anda sudah pasang roof rail maka perhatikan juga bahwa beban ini juga termasuk beban di roof rail. 

Membawa beban terlalu berlebihan dapat meningkatkan berat mobil dan akan berbahaya karena mobil jadi lebih susah dikendalikan. Jika menanjak maka akan berat, dan jika melaju kencang maka sulit untuk lebih lincah. Selain itu, berat kendaraan juga akan berpengaruh pada bahan bakar yang diproses. Semakin berat, maka semakin butuh energi, sehingga semakin banyak bahan bakar yang terpakai.

2. Servis/Tune Up

Servis mobil tidak hanya dilakukan sekali dalam jangka waktu tertentu. Hal ini karena banyak macam servis mobil yang berbeda jangka waktunya (dan semua perlu rutin dilakukan agar mobil terawat). Berbagai macam servis mobil tersebut yaitu:

  1. Servis mobil baru 1.000 km pertama. Mobil baru perlu diservis pada 1.000 km pertama (dan biasanya masih gratis). Servis ini biasanya tidak banyak mengutak-atik, hanya pembersihan dan pengecekan komponen seperti mesin, oli transmisi, minyak rem, radiator, dan lain-lain.
  2. Servis berkala 5.000 km atau sekitar 3-4 bulan (bisa juga 6 bulan jika mobil jarang digunakan). Komponen yang dicek biasanya sama seperti servis 1.000 km pertama, tapi diservis ini dianjurkan ganti oli mesin, kanvas rem, dan komponen lain yang perlu diganti. Biaya servis ini juga biasanya masih gratis karena belum mencapai 1 tahun sejak mobil dibeli.
  3. Servis berkala 10.000 km atau di atas 6 bulan. Oli mesin dan oli transmisi wajib diganti. Kaki-kaki juga perlu dirotasi, balancing, dan spooring. 
  4. Servis berkala 20.000 km atau 1 tahun. Di servis ini, pengecekan akan lama dan banyak komponen yang harus dicek seperti filter AC, busi, balancing, spooring, dan banyak lain. Biasanya ini servis terakhir yang gratis (karena sudah 1 tahun).
  5. Setelah itu, mobil harus tetap dicek rutin (tune up). Tune up biasanya dilakukan tiap 5.000 km. Tune up juga bisa dilakukan jika mobil mengalami masalah seperti sulit dinyalakan, suara mesin kasar, dan mobil bergetar. Biaya tune up bervariasi mulai dari ratusan ribu sampai jutaan rupiah.

3. Posisikan Transmisi Secara Tepat

Perilaku Anda dalam mentransmisikan mobil (baik manual atau matic) dapat berpengaruh pada kondisi dan keawetan mobil. Selain mengurus oli transmisi (pakai tipe yang tepat dan ganti secara rutin), bagaimana Anda mengoperasikan transmisi juga sangat berpengaruh. Perilaku transmisi yang tepat untuk mobil:

Mobil manual:

  • Jangan biasakan menginjak pedal kopling saat mobil sedang melaju. Hal ini dapat meningkatkan gesekan antara kopling dan transmisi sehingga kanvas kopling cepat aus. 
  • Rajin setel kopling. Buat jarak pedal kopling tidak terlalu tinggi agar perpindahan gigi tidak kasar. Sebaliknya, jika terlalu rendah maka akan mudah terjadi hentakan saat memindahkan gigi.
  • Saat mobil diparkir, selalu posisikan tuas ke netral. Memposisikan tuas tidak netral dapat berbahaya (jika tiba-tiba mesin menyala) dan juga merusak komponen transmisi (kopling bekerja di saat seharusnya tidak bekerja).
  • Jika mobil mogok, jangan berusaha menyalakan mesin dengan mendorong mobil (gunakan jumper aki agar aki menyala). Mendorong mobil saat mesin mati dapat merusak komponen transmisi.

Mobil matic:

  • Saat mobil berhenti, posisikan transmisi ke posisi netral. Jika tuas sering di posisi Drive (D) saat berhenti maka kanvas kopling akan terus bergesekan dan cepat aus.
  • Hindari tancap gas tiba-tiba karena dapat mengganggu kualitas katup solenoid. Proses tekanan dari oli untuk menggerakkan torsi roda perlu beberapa waktu, jika proses ini dipaksa dengan tekanan besar maka akan merusak katup solenoid.
  • Hindari kebiasaan setengah kopling. Maksudnya, Anda menginjak kopling untuk mencegah mobil berjalan (menggantikan fungsi rem) saat macet atau di tanjakan. Situasi ini sama seperti tidak memindahkan tuas ke N saat berhenti: memaksa kanvas kopling bekerja padahal mobil tidak bergerak.

4. Memilih Spare Part

Dalam kondisi umum, spare part resmi tentu lebih baik daripada spare part KW. Meskipun begitu, karena harganya yang mahal, banyak orang tetap membeli spare part KW karena menganggap kualitasnya tidak jauh beda tapi harganya jauh lebih murah. Berikut tips memilih spare part mobil:

  • Usahakan membeli yang original. Spare part original ini punya ciri biasanya dibeli spare part di toko resmi, terdapat stiker hologram penanda keaslian, serta ada garansi.
  • Beli spare part sesuai kebutuhan apa yang akan diganti. Tentu saja Anda tidak perlu beli spare part lain jika memang belum diganti.
  • Hindari beli spare part bekas. Tapi jika memang harus beli spare part bekas, maka perhatikan hal berikut:
    • Lihat kualitasnya. Pastikan wujud spare part masih bagus dan masih bisa menjalankan fungsinya dengan optimal.
    • Hindari beli spare part bekas online karena Anda tidak dapat mengetahui secara langsung kualitasnya.
    • Perhatikan harga spare partnya. Jika terlalu murah, maka patut waspada karena bisa jadi spare part tersebut abal-abal atau kualitasnya sudah buruk. Jika harganya tidak terlalu jauh dari spare part baru, sebaiknya beli spare part baru saja.
    • Ketahui alasan pemilik lama menjual spare part tersebut. Jika pemilik sebelumnya tidak bisa menjelaskan dengan baik, maka waspada apakah spare part tersebut rusak dan sebenarnya memang sudah tidak bisa dipakai.
  • Jika Anda membeli spare part secara online, perhatikan hal berikut:
    • Cari dulu informasi harga spare part di pasaran. Jika harga terlampau murah maka patut diwaspadai apakah spare part tersebut benar asli atau tidak asli (KW, imitasi, atau bahkan palsu).
    • Baca keterangan produk. Biasanya judul produk ditulis untuk menarik perhatian, padahal keterangannya cukup berbeda. 
    • Biasakan membeli dari penjual yang kredibel (verified), punya reputasi bagus (bintang nya tinggi) atau di toko resmi spare part yang memang menjual spare part secara online.
    • Baca testimoni para pembeli sebelumnya. Anda akan tahu bagaimana kualitas spare part tersebut langsung lewat pengalaman orang lain.

Baca juga:

The post Merawat Mobil: Apa yang Dirawat? + Tips Perawatan Mobil appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/merawat-mobil/feed/ 0
Tips Merawat Motor / Mobil Jarang Dipakai Karena Corona http://komunitas.sikatabis.com/merawat-kendaraan-jarang-dipakai/ http://komunitas.sikatabis.com/merawat-kendaraan-jarang-dipakai/#respond Thu, 21 May 2020 06:50:54 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=9372 Mobil dan sepeda motor yang jarang dipakai akan jarang diperhatikan dan dirawat. Apalagi di masa sekarang, saat pemerintah menerapkan social distancing / pembatasan sosial akibat adanya pandemi virus Corona. Anda jadi jarang bepergian, kendaraan juga jarang dipakai. Kendaraan dapat rusak jika didiamkan dan tidak dirawat. Pelajari tips merawat kendaraan (sepeda motor / mobil) yang jarang …

The post Tips Merawat Motor / Mobil Jarang Dipakai Karena Corona appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Mobil dan sepeda motor yang jarang dipakai akan jarang diperhatikan dan dirawat. Apalagi di masa sekarang, saat pemerintah menerapkan social distancing / pembatasan sosial akibat adanya pandemi virus Corona. Anda jadi jarang bepergian, kendaraan juga jarang dipakai. Kendaraan dapat rusak jika didiamkan dan tidak dirawat.

Pelajari tips merawat kendaraan (sepeda motor / mobil) yang jarang dipakai akibat pandemi COVID-19:

 

Merawat Mobil yang Jarang Dipakai Akibat Corona

Mobil yang jarang dipakai harus disimpan dan dirawat secara rutin juga. Jika tidak, maka saat nanti digunakan kembali, ada komponen yang rusak atau malah akan mogok. Jika mobil terpaksa dipakai saat masa Corona (misal untuk beli suplai makanan), tapi malah mogok, maka Anda akan kesulitan mencari bengkel (banyak yang tutup).

Berikut beberapa tips merawat mobil yang jarang dipakai saat masa pandemi COVID-19:

1. Simpan Mobil di Garasi

Selalu simpan mobil di garasi / car port agar terlindung langsung dari sinar matahari yang dapat merusak cat. Selain itu, jika diparkir di luar, maka mobil Anda akan kotor terkena debu. Menyimpan mobil di garasi juga lebih aman karena mobil Anda tidak mudah dibobol maling atau diserempet kendaraan lain.

2. Alternatif: Pakai Cover?

Pakai cover mobil masih menimbulkan pro kontra. Cover mobil dianggap dapat melindungi mobil dari sinar matahari (terutama jika ditaruh di luar). Di sisi lain, cover dapat membuat debu menempel di bodi mobil karena tidak tertiup udara. Saat cuaca dingin, cover dapat membuat mobil jadi lempap sehingga dapat membuat cat rusak / berjamur.

Penutup mobil
Mobil yang ditutup dengan cover (Okezone)

 

Jadi, pakai cover atau tidak? Jika memang mobil tidak bisa disimpan di garasi, maka lebih baik pakai cover. Meskipun begitu, tetap rutin buka cover dan bersihkan mobil (jadi cover tidak dipasang terus-menerus). Jika sudah di dalam garasi, maka tidak perlu pakai cover.

3. Rajin Dibersihkan & Dipanaskan

Mobil yang jarang dipakai malah akan membuat debu menempel. Rajin bersihkan / cuci mobil Anda paling tidak 1-2 minggu sekali. Bersihkan juga bagian dalam (interior) mobil Anda. Sehingga, jika nanti akan langsung dipakai, maka Anda tidak merasa terganggu oleh interior yang kotor.

Selain dicuci, mobil juga dipanaskan rutin agar mesin tidak dingin dan mengalami korosi / karat yang dapat menyebabkan keropos / rapuh mesin.

Baca juga: Tips membersihkan kendaraan di masa pandemi Corona

4. Isi oli dan BBM

Meskipun tidak dipakai, usahakan oli dan BBM terisi penuh. Hal ini untuk mencegah ruangan kosong di dalam tangki bensin maupun mesin mengembun sehingga membuat kinerja mesin terganggu.

5. Periksa Tekanan Angin Ban

Periksa selau tekanan ban. Jangan meninggalkan mobil terlalu lama dalam keadaan ban kempis. Ban adalah tumpuan beban mobil, jika mobil bertumpu pada ban kempis maka dapat merusak velg nya. Alternatifnya, bisa gunakan dongkrak agar mobil tidak bertumpu pada ban saat jarang dipakai. Meskipun begitu, dongkrak juga tidak boleh dipakai menahan beban terlalu lama karena dapat rusak.

6. Cabut Aki

Cabut aki jika mobil tidak digunakan. Hal ini untuk mencegah adanya masalah kelistrikan pada mobil. Memasang aki meskipun mobil tidak dipakai juga akan mengurangi daya listrik aki, akibatnya saat nanti digunakan, aki akan soak (kehabisan listrik). Untuk melepas kabel aki: copot dulu kutub negatif baru positif. Saat dipasang kembali, lakukan sebaliknya (positif dulu baru negatif).

7. Taruh Mobil di Tempat Rata

Pastikan mobil ditaruh di tempat yang rata. Jangan mengganjal mobil dengan batu karena bisa saja batu tersebut tergelincir dan mobil Anda bergerak ke bagian rendah. Menaruh mobil di tempat rata juga membuat Anda tidak perlu mengaktifkan rem tangan. Jangan rem tangan mobil Anda untuk waktu lama, karena dapat membuat kampas rem lengket sehingga kemampuan rem berkurang (rem rusak).

 

Merawat Sepeda Motor yang Jarang Dipakai Akibat COVID-19

Selain mobil, motor juga perlu dirawat jika jarang dipakai. Biasanya, sepeda motor akan lebih sering dipakai ketimbang mobil (meskipun dalam kondisi pandemi Corona). Sepeda motor fleksibel dan mudah dipakai untuk sekedar beli makanan atau hal-hal penting di toko dekat rumah. Meski begitu, durasi penggunaan motor selama masa pandemi jelas berkurang, sehingga perlu perawatan khusus karena jarang dipakai.

Berikut tips merawat sepeda motor yang jarang dipakai selama masa pandemi COVID-19:

1. Pakai Standar Tengah

Parkir sepeda motor pakai standar tengah. Standar tengah lebih aman (tidak mudah tergelincir). Selain itu, memarkir sepeda motor dengan standar tengah juga membuat sepeda motor tidak bertumpu pada satu sisi ban (sisi kiri) sehingga ban tidak mudah rusak separuh.

2. Rajin Dibersihkan dan Dipanaskan

Seperti mobil, sepeda motor juga harus rajin dibersihkan dan dipanaskan. Cuci sepeda motor dengan air mengalir, lap dengan kanebo, kemudian simpan motor di tempat yang kering dan bersih. Hal ini agar bodi / cat motor tetap terjaga.

Panaskan juga mesin motor agar mesin tidak mengalami korosi akibat didiamkan terlalu lama.

3. Lepaskan Aki

Seperti mobil, aki sepeda motor juga sebaiknya dilepas jika tidak dipakai dalam waktu lama. Jangan lupa, saat akan dipakai, sebaiknya setrum dulu aki agar voltase / tegangannya bertambah sehingga tidak soak saat sepeda motor dipakai.

4. Isi Penuh BBM

Seperti mobil, isi tangki sepeda motor dengan penuh agar bagian dalam saluran bensin tidak mengalami korosi dan embun. Hal ini akan mengakibatkan kualitas bensin menurun (nilai oktannya berkurang), atau biasa disebut “bensin basi”. Jika naik sepeda motor pakai bensin kualitas rendah = merusak mesin.

Baca juga: Tips memilih BBM sesuai kadar oktan

5. Tambahkan Pengamanan

Sepeda motor lebih kecil dari mobil, sehingga lebih rawan dicuri. Pasang perangkat pengaman tambahan seperti rantai ban atau sensor anti maling.

6. Nyalakan Pakai Starter Manual

Saat akan dipakai, nyalakan sepeda motor pakai starter manual / engkol / sela. Hal ini agar oli mengalir / merembes sedikit demi sedikit ke mesin setelah sepeda motor lama disimpan (tidak dipakai). Lagipula, jika lama tidak dipakai, starter otomatis juga biasanya tidak berfungsi dengan baik.

Di sepeda motor baru, ada yang sudah tidak pakai starter manual. Jika tidak ada, maka sistem oli sudah lebih baik sehingga memang tidak perlu pakai starter manual meskipun sepeda motor habis jarang dipakai.

Starter engkol motor
Starter manual / engkol pada sepeda motor (Detik)

The post Tips Merawat Motor / Mobil Jarang Dipakai Karena Corona appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/merawat-kendaraan-jarang-dipakai/feed/ 0
Tips Membersihkan Kendaraan Agar Aman dari Corona http://komunitas.sikatabis.com/membersihkan-kendaraan-aman-corona/ http://komunitas.sikatabis.com/membersihkan-kendaraan-aman-corona/#respond Thu, 21 May 2020 06:47:41 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=9526 Membersihkan kendaraan agar aman Corona perlu dilakukan selama masa pandemi ini. Cara membersihkan kendaraan agar aman Corona sebenarnya tidak jauh berbeda dari membersihkan biasa, hanya ada sedikit tambahan. Membersihkan kendaraan selama pandemi COVID-19 penting karena: Membersihkan kendaraan harus tetap dilakukan agar kendaraan bersih sehingga awet dan tidak mudah rusak (meskipun jarang dipakai). Khususnya setelah bepergian, …

The post Tips Membersihkan Kendaraan Agar Aman dari Corona appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Membersihkan kendaraan agar aman Corona perlu dilakukan selama masa pandemi ini. Cara membersihkan kendaraan agar aman Corona sebenarnya tidak jauh berbeda dari membersihkan biasa, hanya ada sedikit tambahan. Membersihkan kendaraan selama pandemi COVID-19 penting karena:

  • Membersihkan kendaraan harus tetap dilakukan agar kendaraan bersih sehingga awet dan tidak mudah rusak (meskipun jarang dipakai).
  • Khususnya setelah bepergian, sebaiknya kendaraan dibersihkan agar tidak ada virus yang menempel di kendaraan Anda (meskipun virus tidak bertahan hidup lama di benda mati).

Berikut cara membersihkan kendaraan Anda agar aman terhindari dari virus Corona:

 

Tips Membersihkan Mobil Agar Aman dari Corona

Membersihkan dashboard mobil
Dashboard jadi salah satu yang harus dibersihkan agar virus Corona tidak menempel (Pixabay)

 

Membersihkan mobil agar aman dari Corona sebenarnya sama seperti membersihkan mobil biasa. Meskipun begitu, berikut beberapa tips untuk membersihkan mobil selama pandemi COVID-19:

1. Tetap Rajin Dicuci

Tetap rajin cuci mobil Anda 1 kali tiap minggu atau per 2 minggu. Di masa pandemi ini, mungkin Anda akan jarang bepergian sehingga merasa tidak perlu mencuci mobil. Padahal, mobil tetap perlu dicuci meskipun tidak dipakai. Mobil yang tidak dicuci (bahkan dibiarkan saja tanpa dicek) akan jadi sangat kotor. Bahkan beberapa bagiannya bisa berlumut atau berjamur. Debu yang menempel dan mengerak, lumut, dan jamur tentu akan merusak komponen mobil Anda.

Selain itu, mencuci mobil secara rutin juga membuat mobil selalu bersih jika sewaktu-waktu terpaksa digunakan. Tentu Anda tidak ingin berada dalam situasi harus memakai mobil tapi mobil malah kotor dan tidak nyaman. Apalagi di masa pandemi ini, jika mobil Anda tidak dapat digunakan karena jarang dicuci lalu rusak, maka Anda akan kesulitan meminjam atau mencari alternatif kendaraan lain.

2. Cuci Pakai Sabun

Saat mencuci, gunakan sabun. Sabun memang berfungsi untuk membunuh virus. Pakai cairan pembersih biasa belum tentu punya kemampuan membunuh virus seperti sabun, sehingga virus kemungkinan masih menempel. Umumnya, sabun tidak akan membuat permukaan mobil rusak, jadi aman dipakai mencuci.

3. Lap Interior Pakai Tisu Desinfektan

Terutama setelah dipakai, bersihkan bagian interior dengan tisu desinfektan / tisu basah beralkohol. Tisu beralkohol dapat membunuh virus yang menempel di bagian interior / dashboard.

Jangan menyemprot interior dengan semprotan desinfektan atau bahan kimia lainnya. Penggunaan bahan kimia yang terlalu banyak dapat merusak bagian interior. Selain itu, penumpukkan bahan kimia di interior mobil tidak baik bagi kesehatan para penumpang (saat mobil nanti dipakai).

4. Perhatikan Jenis Pembersih

Tetap gunakan pembersih khusus untuk membersihkan mobil. Jika ingin pakai pembersih lain, cari tahu dulu kandungannya dan efeknya terhadap mobil Anda. Biasanya, aseton, pemutih, dan kandungan alkohol yang terlalu tinggi tidak disarankan untuk dipakai membersihkan mobil karena dapat merusak bagian interior.

5. Perhatikan Diri Anda

Gunakan sarung tangan sekali pakai saat membersihkan mobil. Hal ini agar tidak ada sisa-sisa virus yang menempel di permukaan tangan Anda. Jangan lupa juga untuk selalu mencuci tangan setelah selesai membersihkan kendaraan Anda. Hindari terlalu sering memakai hand sanitizer karena kandungan alkoholnya dapat membuat iritasi jika berlebihan.

 

Tips Membersihkan Motor Agar Aman dari Corona

Kunci sepeda motor
Kunci sepeda motor juga komponen yang harus dibersihkan (Moladin)

 

1. Sering Dicuci

Sama seperti mobil, sepeda motor juga sebaiknya rutin dicuci meskipun tidak dipakai. Hal ini untuk mencegah kotoran dan debu menumpuk sehingga dapat merusak komponen sepeda motor. Selain itu, hal ini juga mencegah agar sepeda motor tetap nyaman dan baik kondisinya jika mendadak dipakai untuk keperluan darurat.

2. Bersihkan Bagian yang Sering Disentuh

Bersihkan bagian-bagian sepeda motor yang sering disentuh menggunakan lap dengan desinfektan. Hal ini agar sisa-sisa virus yang masih menempel setelah disentuh orang akan hilang. Beberapa bagian yang sering disentuh:

  • Setang
  • Tuas rem / kopling
  • Spion
  • Pegangan penumpang

3. Bersihkan Komponen Lain

Naik motor perlu berbagai perlengkapan lain. Bersihkan juga perlengkapan-perlengkapan ini. Contoh membersihkan perlengkapan sepeda motor agar aman dari Corona:

  • Bersihkan helm, terutama bagian tempurung luar yang sering disentuh. Bersihkan juga bagian dalamnya. Jangan meminjamkan atau meminjam helm, selalu pakai helm pribadi.
  • Cuci sarung tangan setelah bepergian.
  • Lap kunci motor dengan lap desinfektan / alkohol.

 

The post Tips Membersihkan Kendaraan Agar Aman dari Corona appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/membersihkan-kendaraan-aman-corona/feed/ 0
Tips Pilih Bengkel Kendaraan: Bengkel Resmi / Bengkel Umum http://komunitas.sikatabis.com/pilih-bengkel-kendaraan/ http://komunitas.sikatabis.com/pilih-bengkel-kendaraan/#respond Mon, 02 Mar 2020 10:55:22 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=7532 Bengkel kendaraan selain untuk memperbaiki juga untuk servis rutin. Jika Anda punya kendaraan maka pasti Anda harus ke bengkel. Jangan sampai salah bengkel. Jika kendaraan Anda kualitasnya menurun maka dapat mengganggu performa saat dikendarai. Harga jual kendaraan Anda juga dapat menurun. Anda juga bisa saja mengeluarkan biaya yang sebenarnya tidak perlu Anda keluarkan akibat harus …

The post Tips Pilih Bengkel Kendaraan: Bengkel Resmi / Bengkel Umum appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Bengkel kendaraan selain untuk memperbaiki juga untuk servis rutin. Jika Anda punya kendaraan maka pasti Anda harus ke bengkel. Jangan sampai salah bengkel. Jika kendaraan Anda kualitasnya menurun maka dapat mengganggu performa saat dikendarai. Harga jual kendaraan Anda juga dapat menurun. Anda juga bisa saja mengeluarkan biaya yang sebenarnya tidak perlu Anda keluarkan akibat harus memperbaiki komponen yang malah rusak saat diservis di bengkel yang tidak bagus. Sebelum memilih bengkel, pelajari dulu tips memilih bengkel:

 

Lokasi, Reputasi, dan Waktu Operasional

Lokasi bengkel dekat rumah memudahkan Anda servis rutin. Jarak bengkel yang jauh dari rumah sering membuat Anda malas, apalagi jika kondisi jalan yang macet. Lokasi bengkel yang dekat juga memudahkan Anda jika terjadi sesuatu saat Anda mengutak-atik sendiri kendaraan di rumah, butuh spare parts kendaraan, atau butuh bantuan mekanik.

Ketahui juga bengkel terdekat jika kendaraan Anda mogok di jalan. Anda bisa memanfaatkan layanan servis online dari Aplikasi Montir. Layanan Go-Auto dalam Aplikasi Go-Life juga bisa memberi layanan servis tapi hanya ganti ban, derek, dan ganti aki mobil. Jika mobil mogok di jalan tol, bisa gunakan Aplikasi JMCare milik Jasa Marga untuk minta layanan derek.

Pehatikan kondisi bengkel. Jika ramai, maka kemungkinan bengkel tersebut bagus kualitasnya sehingga banyak orang memilih layanan di bengkel tersebut. Anda dapat juga bertanya ke orang lain mengenai suatu bengkel apakah memuaskan atau tidak. Jika kendaraan Anda tipe tertentu, sudah dimodifikasi dan tergabung dengan komunitas tertentu, maka biasanya sudah ada langganan bengkel yang sering dipakai anggota komunitas atau orang lain dengan kendaraan seperti Anda. Biasanya bengkel seperti ini lebih paham dan lebih baik pengerjaannya untuk kendaraan Anda.

Pastikan juga Anda mengetahui jam operasional bengkel tersebut. Pastikan Anda tahu lokasi bengkel 24 jam terdekat. Jika bengkel 24 jam dan 7 hari seminggu buka, maka Anda bisa tenang jika sewaktu-waktu kendaraan Anda mengalami masalah atau kecelakaan. Banyak juga bengkel umum yang meskipun sudah tutup sejak sore atau tutup di hari libur tapi pemiliknya secara pribadi bisa dihubungi untuk datang ke lokasi Anda dan menangani kendaraan Anda. 

 

Pengerjaan (SOP & QC)

Manajemen bengkel yang baik menunjukkan kinerja bengkel yang rapi. Manajemen bengkel misalnya pencatatan tiap kendaraan (kapan terakhir servis), bukti pembayaran yang rapi, dan bisa menerima komplain dengan baik (karena punya arsip informasi). Jika bengkel tidak punya catatan tentang servis Anda, ketika lain waktu Anda hendak komplain maka akan sulit membuktikan apakah kesalahan tersebut akibat bengkel atau bukan.

Selain manajemen, SoP (Standard of Procedure) bengkel yang baik menjamin kualitas pengerjaan kendaraan Anda. Jika bengkel menjalankan SoP dengan baik maka kualitas servis di situ standar (tidak berubah jadi jelek tiba-tiba). SoP bengkel secara umum terdiri atas:

  • SoP pengerjaan berupa tahapan servis/perbaikan kendaraan Anda.
  • SoP pelayanan berupa bagaimana customer service atau service advisor (SA) menerima keluhan dan laporan Anda. SA bertugas memberitahu mekanik tentang kendaraan Anda, jadi SA yang baik membuat mekanik lebih paham tentang penanganan kendaraan Anda (bahkan tanpa Anda harus memberitahu lagi dua kali).
  • SoP penyimpanan atau inventori berupa standar cara menyimpan spare parts dan komponen kendaraan. Bengkel dengan SoP penyimpanan yang baik punya informasi akurat tentang spare parts yang Anda butuhkan. Pastikan bengkel Anda punya koleksi spare parts yang lengkap. Spare parts lebih bagus yang asli tapi memang lebih mahal. Tapi jika bengkel tersebut juga punya koleksi spare parts KW, maka pastikan Anda bertanya apakah asli atau KW. Jangan sampai bengkel langsung mengganti spare parts tanpa Anda sempat memilih terlebih dahulu. Pastikan yang disampaikan bengkel benar; jika spare parts tersebut memang asli maka bengkel akan bilang asli, jika KW maka akan bilang KW. 

Tahapan SoP pengerjaan di bengkel:

  • Pengecekan kondisi kendaraan Anda oleh mekanik. Kondisi yang dicek:
    • Volume dan kualitas oli, air radiator, kelistrikan, freon, dan lain-lain.
    • Kualitas spare parts seperti aki, busi, radiator, rem, lampu, dan lain-lain. Dicek juga apakah perlu diganti atau tidak.

Tujuan pengecekan kendaraan:

    • Mengetahui masalah di kendaraan untuk diambil tindakannya.
    • Mengetahui estimasi biaya servis kendaraan Anda.
  • Menghitung estimasi biaya servis/perbaikan kendaraan. Perhatikan apa yang akan dilakukan mekanik dan apa yang tidak beserta estimasi harganya. Pastikan mekanik juga memberitahu jika di tengah perbaikan kendaraan Anda butuh tambahan spare parts, komponen, atau penanganan yang dapat mengubah estimasi biaya servis. Jangan sampai biaya yang Anda bayar nanti berbeda jauh dengan estimasi karena adanya tambahan yang tidak Anda ketahui.
  • Menyusun peralatan bengkel dengan rapi dan hati-hati. Pastikan mekanik berhati-hati dalam mencopot dan memasang komponen kendaraan Anda sehingga tidak rusak. Penyusunan peralatan bengkel meliputi:
    • Meletakkan mur, buat, dan sekrup di wadah khusus. Saat pemeriksaan dan membuka bodi atau komponen, pastikan mekanik menaruh mur, sekrup, dan baut di wadah khusus. Tentu saja Anda tidak ingin kehilangan dan harus beli peralatan kecil-kecil seperti ini tiap ke bengkel.
    • Membongkar dan memasang dengan hati-hati. Pastikan mekanik membongkar dan memasang komponen kendaraan dengan hati-hati sehingga tidak ada yang patah, retak, tergores, dab sebagainya.

Selain SoP yang jelas, pastikan Anda meminta mekanik untuk melakukan Quality Control QC) setelah pengerjaan. Anda juga dapat ikut melakukan QC bersama mekanik. Hal yang harus dipastikan dan dicek di QC:

  • Masalah yang ada atau yang Anda minta untuk diatasi sudah benar-benar diatasi
  • Tidak ada masalah pada spare parts atau komponen kendaraan
  • Sekrup, baut, mur, dan bongkaran kendaraan sudah terpasang dengan baik dan rapi

 

Mekanik

Mekanik atau montir adalah petugas yang melakukan servis atau memperbaiki kendaran Anda di bengkel. Tidak semua mekanik punya kualitas yang baik. Kriteria mekanik/montir yang baik untuk mengerjakan kendaraan Anda:

  • Mendengarkan keluhan Anda lalu paham dan memberi cukup diagnosa. Tidak semua mekanik dapat mendengarkan dan memahami deskripsi masalah kendaraan Anda. Misalnya, jika mekanik diam saja saat Anda menjelaskan, ada kemungkinan dia sebenarnya tidak paham akan penjelasan Anda. Bisa jadi karena Anda tidak menjelaskan dengan baik atau dia memang tidak paham sebelum melihat sendiri keadaannya. Bisa juga mekanik diam karena paham dan tidak terburu-buru dalam mengambil diagnosa sebelum melihat sendiri kondisinya.

Mekanik yang baik adalah yang mendengarkan seluruh penjelasan Anda lalu memberi sedikit diagnosa supaya Anda juga paham penyebab dan solusi atas masalah tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa mekanik tersebut juga berhati-hati dalam bertindak. Sebaliknya, jika mekanik suka langsung memvonis tanpa mendengarkan lebih lanjut penjelasan Anda, kemungkinan dia tidak berhati-hati dan cepat mengambil keputusan. Hal ini bisa juga memberi misinformasi kepada Anda mengenai kondisi kendaraan Anda.

  • Menjawab masalah dengan informasi akurat. Misalnya, jika Anda menanyakan durasi ganti oli dan mekanik menjawab “sebulan sekali” atau “semakin sering semakin baik”, maka dia tidak paham informasi yang akurat. Mengganti oli tergantung dari jarak tempuh kendaraan, misal tiap 3000 atau 4000 km sekali. Jika mekanik menjawab dengan berpatokan pada jarak tempuh, jelas ia seorang mekanik yang paham kendaraan.
  • Paham mana spare parts yang harus diganti mana yang tidak. Ada mekanik yang tidak paham atau sengaja menyuruh Anda mengganti spare parts yang sebenarnya dapat diperbaiki atau dibersihkan. Hal ini agar Anda membeli spare parts di bengkel tersebut. Sebaliknya, ada mekanik yang tidak paham bahwa spare parts yang ada memang harus diganti. Pastikan Anda juga paham mengenai kendaraan Anda jadi Anda dapat mengetahui apakah tindakan mekanik tepat atau tidak. 
  • Memberi alternatif perbaikan secara rinci. Mekanik yang handal akan mengetahui kendaraan Anda dan dapat menjelaskan secara rinci. Setelah itu, mekanik yang handal akan memberi opsi/pilihan/alternatif penanganan kendaraan Anda. Dia akan menawarkan dengan pertimbangan harga, keawetan, dan kualitas servis kendaraan Anda. Jika mekanik tiba-tiba langsung mengganti komponen atau melakukan perbaikan yang memakan banyak biaya dan tanpa menjelaskan pada Anda, maka kami sarankan Anda mencari alternatif lain yang dapat lebih hemat.

 

Mobil di bengkel
Mobil sedang diperbaiki di bengkel (Pinterest)

 

Bengkel Resmi vs Bengkel Umum

Bengkel resmi adalah bengkel milik dealer atau Agen Pemegang Merek (APM). Bengkel resmi hanya menerima layanan servis/perbaikan untuk merek tertentu. Biasanya bengkel resmi bekerja sama dengan pihak asuransi kendaraan Anda. Bengkel umum menerima kendaraan secara umum semua merek. Bengkel resmi juga menghitung biaya servis per kilometer dan menerapkan harga servis yang berbeda tiap varian kendaraan dalam satu merek. Sementara bengkel umum menerapkan harga servis berdasar tingkat kerusakan dan spare parts apa yang diganti.

Secara umum, bengkel resmi juga punya tenaga ahli yang handal baik SA maupun mekanik karena sudah melalui pelatihan resmi. Sementara itu, personel di bengkel umum utamanya mengandalkan pengalaman dan jam terbang dalam merawat dan mengutak-atik kendaraan. Bengkel resmi atau bengkel umum punya perbedaan:

Perbedaan Bengkel Resmi Bengkel Umum
Yang dilayani Merek tertentu (tergantung afiliasi bengkel) Semua jenis dan merek kendaraan (yang bisa ditanangi mekanik)
Spare parts Dijamin asli /original/OEM (original equipment manufacturer). Jelas lebih mahal dari KW Ada yang asli, ada yang KW, ada yang menyediakan dua-duanya.
Teknisi / mekanik Terlatih, tersertifikasi. Biasanya berdasar pengalaman pribadi dalam menangani kendaraan.
Biaya Servis dihitung berdasar jarak tempuh (kilometer). Beda varian (dalam satu merek yang sama) = bisa beda harga. Tiap bengkel beda-beda, tapi dalam satu bengkel harga servis berbagai merek biasanya sama.
Peralatan Lebih canggih dan lengkap, sesuai standar pabrik. Ada yang lengkap ada yang seadanya.
Ketersediaan Tersedia di berbagai kota, cukup tersebar. Jauh lebih banyak dari bengkel resmi.

 

Jadi, lebih baik bengkel resmi atau bengkel umum? Tergantung situasi dan kondisi kendaraan Anda:

  • Jika kendaraan Anda masih garansi, maka lebih baik ke bengkel resmi. Gratis, dan jika ke bengkel umum malah ada yang dapat menghilangkan garansi. Jika sudah tidak ada garansi, maka pertimbangkan hal lain sebelum pilih bengkel resmi atau bengkel umum.
  • Jika Anda punya kendaraan buatan non-Jepang maka biasanya perlu ke bengkel resmi. Hal ini karena kendaraan buatan non-Jepang punya struktur mesin, perawatan, dan penanganan masalah yang berbeda dan tidak umum.
  • Bengkel umum lebih sering ditemui, jadi besar kemungkinan Anda lebih mudah untuk ke bengkel umum dan servis di sana. 
  • Terkadang Anda lebih nyaman ke bengkel yang mekaniknya dekat dan akrab dengan Anda, terlepas itu bengkel resmi atau umum. Dekat dengan mekanik juga dapat membuat Anda menceritakan masalah dengan lebih jelas dan nyaman.

Baca juga:

The post Tips Pilih Bengkel Kendaraan: Bengkel Resmi / Bengkel Umum appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/pilih-bengkel-kendaraan/feed/ 0