desain tangga – Komunitas Hemat Sikatabis http://komunitas.sikatabis.com Hemat via Sikatabis.com Sat, 28 Jan 2023 08:30:45 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.1.19 Contoh Desain untuk Manfaatkan Ruang Bawah Tangga http://komunitas.sikatabis.com/bawah-tangga/ http://komunitas.sikatabis.com/bawah-tangga/#respond Mon, 07 Sep 2020 03:48:20 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=12290 Salah satu keunggulan punya rumah bertingkat adalah ada ruang bawah tangga. Ruang bawah tangga ini sering dilupakan dan hanya diberi meja atau perabot / hiasan lainnya. Padahal, ada beberapa cara untuk manfaatkan ruang bawah tangga agar dapat lebih maksimal dimanfaatkan. Memanfaatkan bawah tangga juga penting dalam rumah minimalis. Sehingga, Anda tetap dapat punya ruangan / …

The post Contoh Desain untuk Manfaatkan Ruang Bawah Tangga appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Salah satu keunggulan punya rumah bertingkat adalah ada ruang bawah tangga. Ruang bawah tangga ini sering dilupakan dan hanya diberi meja atau perabot / hiasan lainnya. Padahal, ada beberapa cara untuk manfaatkan ruang bawah tangga agar dapat lebih maksimal dimanfaatkan.

Memanfaatkan bawah tangga juga penting dalam rumah minimalis. Sehingga, Anda tetap dapat punya ruangan / space yang punya fungsi tertentu tapi tidak perlu rumah yang besar. Bawah tangga dapat didesain mulai dari jadi rak sampai jadi ruangan tertentu.

 

Ruangan Bawah Tangga

Jika cukup besar, Anda dapat manfaatkan bawah tangga sebagai akses ke ruangan sendiri. Biasanya, yang paling banyak dibangun di bawah tangga adalah mushola atau kamar mandi. Hal ini karena ukuran ruangan mushola dan kamar mandi yang tidak begitu besar. Anda bisa buat level mushola / kamar mandi tersebut lebih rendah sehingga lebih mudah diakses.

1. Kamar Mandi Bawah Tangga

Biasanya, manfaatkan bawah tangga hanya untuk WC (hanya untuk buang air, tanpa mandi pakai bak / shower / bathtube). Hal ini karena ukurannya yang kecil. Meskipun begitu, WC bawah tangga tetap unik dan bermanfaat bagi rumah minimalis. Berikut beberapa contoh desain kamar mandi yang manfaatkan ruang bawah tangga.

kamar mandi bawah tangga
Kamar mandi bawah tangga (Pinterest)
Kamar mandi bawah tangga kayu
Kamar mandi bawah tangga kayu (Pinterest)
kamar mandi bawah tangga
Kamar mandi di bawah lantai 2, tapi aksesnya lewat bawah tangga (Line Today)

2. Mushola Bawah Tangga

Bawah tangga juga banyak dimanfaatkan untuk mushola. Biasanya, tinggal diberi karpet / sajadah, ornamen-ornamen, dan diberi tirai, penutup. Kekurangannya, mushola bawah tangga kecil (susah untuk ibadah berjamaah) dan akses untuk wudhu jauh (dibanding mushola yang dibuat di taman).

Berikut beberapa desain mushola bawah tangga

mushola di bawah tangga
Mushola bawah tangga (Nova)
mushola bawah tangga
Mushola bawah tangga dengan void (blogspot)

Baca juga:

 

Space Bawah Tangga

Selain jadi kamar mandi dan mushola, space bawah juga juga sering dimanfaatkan untuk bersantai atau duduk-duduk. Ada yang manfaatkan sebagai ruang duduk + TV + gaming station, ada yang manfaatkan sebagai ruang bermain anak, dan sebagainya.

ruang duduk bawah tangga
Ruang duduk bawah tangga (Pinterest)
ruang bermain bawah tangga
Ruang bermain bawah tangga (Pinterest)

1. Ruang Kerja Bawah Tangga

Anda dapat manfaatkan ruang bawah tangga sebagai ruang kerja. Taruh meja kerja, kursi, dan rak-rak buku / tempat penyimpanan lainnya. Dengan begitu, Anda tidak perlu membangun ruang kerja khusus.

Berikut beberapa contoh ruang kerja bawah tangga

ruang kerja bawah tangga
Ruang kerja bawah tangga (Pinterest)
Ruang kerja bawah tangga kayu
Ruang kerja bawah tangga kayu (Pinterest)
ruang kantor bawah tangga
ruang kantor bawah tangga (Pinterest)

2. Taman Bawah Tangga

Selain ruang kerja, taman bawah tangga juga jadi desain taman indoor unik. Jika bangun taman bawah tangga, beri akses ke cahaya melalui jendela atau ventilasi. Berikut beberapa contoh taman bawah tangga.

Taman bawah tangga
Taman bawah tangga (Pinterest)
Taman kering bawah tangga
Taman kering bawah tangga (Pinterest)
tanaman pot bawah tangga
Tanaman pot bawah tangga (Pinterest)

Baca juga: Dekor taman rumah

 

Rak / Penyimpanan Bawah Tangga

Membangun rak / ruang penyimpanan di bawah tangga adalah cara manfaatkan bawah tangga yang paling umum dilakukan. Selain memasang rak di bawah tangga, biasanya diberi juga tempat duduk agar sekalian jadi ruang baca.

Ada juga yang memanfaatkan tiap anak tangga sebagai rak. Menurut kami, hal ini terlalu rumit dan malah berbahaya, meskipun jelas ini jadi hal unik bagi rumah Anda.

1. Rak Buku Bawah Tangga

rak buku bawah tangga
Rak buku bawah tangga (Pinterest)
lemari buku bawah tangga
Lemari buku bawah tangga (Pinterest)
ruang baca bawah tangga
Rak buku + kursi baca bawah tangga (Pinterest)

2. Dapur / Kitchen Set Bawah Tangga

Selain rak buku, Anda juga dapat manfaatkan bawah tangga untuk pasang kitchen set. Berikut contoh desainnya.

dapur bawah tangga
Dapur bawah tangga (Pinterest)
kitchen set bawah tangga
Kitchen set bawah tangga (Pinterest)

 

The post Contoh Desain untuk Manfaatkan Ruang Bawah Tangga appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/bawah-tangga/feed/ 0
Desain Tangga: Tipe / Railing / Bahan + Contoh Desain http://komunitas.sikatabis.com/desain-tangga/ http://komunitas.sikatabis.com/desain-tangga/#respond Fri, 21 Aug 2020 04:14:56 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=12039 Desain tangga setiap rumah berbeda-beda tergantung gaya rumah dan selera pemiliknya. Ada tangga yang didesain minimalis, ada juga yang didesain besar dan mewah. Meskipun punya desain berbeda-beda, semua desain tangga sebaiknya mengikuti standar arsitektur agar tetap aman dan nyaman. Baca juga: Tipe-tipe rumah berdasar luas bangunan Sebelumnya, pelajari dulu: Daftar Isi: Standar Desain Tangga Tipe …

The post Desain Tangga: Tipe / Railing / Bahan + Contoh Desain appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Desain tangga setiap rumah berbeda-beda tergantung gaya rumah dan selera pemiliknya. Ada tangga yang didesain minimalis, ada juga yang didesain besar dan mewah. Meskipun punya desain berbeda-beda, semua desain tangga sebaiknya mengikuti standar arsitektur agar tetap aman dan nyaman.

Baca juga: Tipe-tipe rumah berdasar luas bangunan

Sebelumnya, pelajari dulu:

Daftar Isi:

 

Standar Desain Tangga

Standar desain tangga yaitu:

  • Tinggi anak tangga sebaiknya sekitar 14-18 cm. Jika ruangannya cukup kecil, maka kalau terpaksa bisa sampai 20 cm.
  • Lebar pijakan anak tangga sebaiknya sekitar 29-33 cm. Atau dapat juga dibuat pas 1 ukuran keramik (30 x 30 cm).
  • Lebar tangga sebaiknya sekitar 90 cm s/d 1.85 m. 900 cm hanya muat 1 orang untuk lalu lalang, sementara 1.85 m muat sampai 3 orang sekaligus.
  • Tinggi pegangan / pagar / railing tangga sebaiknya sekitar 90 cm. Hal ini agar tetap aman, apalagi jika dilalui anak-anak.
  • Jika tangganya panjang, sebaiknya setiap 12-15 anak tangga diberi bordes. Bordes = anak tangga yang ukurannya lebih luas sebagai jeda / istirahat dalam berjalan. Ukuran bordes biasanya 3 kali lebar pijakan anak tangga atau sesuai lebar tangga (jadi ukuran bordes = persegi).
  • Jarak anak tangga ke langit-langit minimal 2 m. Tapi, ada juga yang sengaja membuat tangga dekat dengan langit-langit untuk estetika.
standar tangga
Standar desain tangga (Arginuring)

Baca juga:

 

Tipe Bentuk Desain Tangga

Biasanya, bentuk tangga dibagi jadi 4 jenis. 4 bentuk ini dapat Anda terapkan sesuai kondisi dan gaya rumah Anda.

1. Tangga Lurus

tangga lurus
Tipe tangga lurus (Archify)

Tangga ini lebih mudah dibuat karena bentuknya yang lurus memanjang. Tangga ini memberikan kesan rumah yang luas dan memanjang. Biasanya cocok untuk tangga di ruang tamu atau ruang makan. Karena hanya lurus, maka kemungkinan akan panjang, sehingga jangan lupa pasang bordes setiap 12-15 anak tangga.

2. Tangga L

tangga L

Ciri tangga tipe L yaitu arah naik dan arah turun saling menyiku (berbeda 90o). Tangga ini cocok untuk ruang yang terbatas, biasanya di sudut. Di belokan tangga, pastikan Anda membangun bordes agar memberi ruang yang lebih besar saat berbelok sehingga lebih aman.

3. Tangga U

tangga U

Tangga U punya ciri = arah naik dan arah turun menghadap ke arah yang sama. Tangga U lebih hemat tempat dibanding tangga L. Ada dua jenis tangga U, yaitu dengan void atau tanpa void. Void memberi kesan rumah besar dan tinggi.

4. Tangga Spiral

tangga spiral

Tangga spiral lebih compact (hemat tempat) lagi, biasanya dipasang di ruang belakang atau taman. Bisa juga dipasang sebagai tangga utama agar memberi kesan unik bagi suatu rumah. Jika pakai tangga spiral, Anda harus lebih berhati-hati karena biasanya lebih curam + membuat Anda pusing (naik sambil memutar).

 

Material Bangun Tangga

Material untuk tangga dapat berbeda-beda tergantung gaya dan tempat tangga tersebut di ruangan rumah. Bahan-bahan ini juga punya kelemahan dan kelebihan masing-masing.

1. Tangga Beton

tangga beton
Tangga beton outdoor (Arsitur)

Tangga beton paling banyak dijumpai karena konstruksinya yang kuat dan besar. Tangga beton juga cocok untuk tangga spiral atau melengkung karena bahannya yang kuat. Tangga beton lalu dilapisi lantai biasa, seperti keramik, marmer, dan sejenisnya.

Baca juga: Desain lantai rumah

2. Tangga Kayu

tangga kayu
Tangga kayu spiral (rumah.com)

Tangga kayu banyak dipakai karena unik dan memberi kesan natural. Kayu juga lebih ringan dan cocok dipakai juga sebagai perpaduan rumah minimalis. Tangga kayu bisa juga dilapisi karpet agar tidak licin. Akan tetapi, tangga kayu jarang dipakai di outdoor karena rentan lapuk jika kena angin dan air. Tangga kayu berbunyi (“berkeriyit”) jika diinjak.

3. Tangga Besi / Baja

tangga besi
Tangga besi gaya industrial (Arsitur)

Tangga besi ringan, elastis, tapi kuat. Biasanya tangga besi rumahan berbentuk spiral dan dipasang di ruang belakang atau garasi. Tangga besi memberi kesan industrial yang kokoh, cocok untuk gudang, perkantoran, atau kafe / restoran bergaya industrial. Tangga besi berisik jika diinjak.

4. Tangga Bata

tangga bata
Tangga bata di taman (Jagobangunan)

Tangga bata unik karena disusun seluruhnya pakai bata dan semen, seperti membuat tembok. Tangga bata memberi kesan natural, karena biasanya dibuat tanpa dilapisi semen plester / aci (apalagi cat). Sehingga, biasanya dibangun di taman atau wilayah outdoor. Tangga bata juga tahan air dan udara.

5. Tangga Batu

tangga batu
Tangga batu rumah mewah (Morse Alam)

Tangga batu hanya dipakai di outdoor. Ada yang hanya berupa batu disusun-susun di tanah yang naik, ada juga yang benar-benar dibuat tangga. Biasanya, rumah-rumah mewah dengan kebun akan memakai tangga batu untuk akses dari rumah ke kebun / taman. Tangga batu paling tahan lama, tapi dapat jadi licin saat hujan.

Baca juga: Dekorasi taman

 

Contoh Desain + Railing Tangga

Berikut beberapa contoh desain tangga + railingnya untuk inspirasi rumah Anda. Apapun desainnya, perhatikan bahwa tinggi railing sebaiknya sekitar 90 cm agar tetap aman.

1. Railing Tangga Baja Pipih

tangga railing baja pipih
Desain railing tangga L baja pipih (Rumah123)

2. Railing Tangga Kaca

tangga railing kaca
Desain tangga U railing kaca (Rumah.com)

3. Railing Tangga Kayu

railing tangga kayu
Desain tangga lurus railing kayu (Bangun Rumah)

4. Railing Tangga Papan Kayu

railing kayu pipih / papan
Desain tangga U railing kayu papan / tutup penuh (Insinyur Bangunan)

5. Railing Tangga Besi Tempa

railing tangga besi tempa
Desain tangga dengan railing besi tempa (Dekoruma)

6. Railing Tangga Unik

railing tangga unik dari tali
Desain railing tangga unik pakai tambang (Ruang Arsitek)

The post Desain Tangga: Tipe / Railing / Bahan + Contoh Desain appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/desain-tangga/feed/ 0