desain rumah minimalis – Komunitas Hemat Sikatabis http://komunitas.sikatabis.com Hemat via Sikatabis.com Sat, 28 Jan 2023 08:30:45 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.1.19 Contoh Desain untuk Manfaatkan Ruang Bawah Tangga http://komunitas.sikatabis.com/bawah-tangga/ http://komunitas.sikatabis.com/bawah-tangga/#respond Mon, 07 Sep 2020 03:48:20 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=12290 Salah satu keunggulan punya rumah bertingkat adalah ada ruang bawah tangga. Ruang bawah tangga ini sering dilupakan dan hanya diberi meja atau perabot / hiasan lainnya. Padahal, ada beberapa cara untuk manfaatkan ruang bawah tangga agar dapat lebih maksimal dimanfaatkan. Memanfaatkan bawah tangga juga penting dalam rumah minimalis. Sehingga, Anda tetap dapat punya ruangan / …

The post Contoh Desain untuk Manfaatkan Ruang Bawah Tangga appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Salah satu keunggulan punya rumah bertingkat adalah ada ruang bawah tangga. Ruang bawah tangga ini sering dilupakan dan hanya diberi meja atau perabot / hiasan lainnya. Padahal, ada beberapa cara untuk manfaatkan ruang bawah tangga agar dapat lebih maksimal dimanfaatkan.

Memanfaatkan bawah tangga juga penting dalam rumah minimalis. Sehingga, Anda tetap dapat punya ruangan / space yang punya fungsi tertentu tapi tidak perlu rumah yang besar. Bawah tangga dapat didesain mulai dari jadi rak sampai jadi ruangan tertentu.

 

Ruangan Bawah Tangga

Jika cukup besar, Anda dapat manfaatkan bawah tangga sebagai akses ke ruangan sendiri. Biasanya, yang paling banyak dibangun di bawah tangga adalah mushola atau kamar mandi. Hal ini karena ukuran ruangan mushola dan kamar mandi yang tidak begitu besar. Anda bisa buat level mushola / kamar mandi tersebut lebih rendah sehingga lebih mudah diakses.

1. Kamar Mandi Bawah Tangga

Biasanya, manfaatkan bawah tangga hanya untuk WC (hanya untuk buang air, tanpa mandi pakai bak / shower / bathtube). Hal ini karena ukurannya yang kecil. Meskipun begitu, WC bawah tangga tetap unik dan bermanfaat bagi rumah minimalis. Berikut beberapa contoh desain kamar mandi yang manfaatkan ruang bawah tangga.

kamar mandi bawah tangga
Kamar mandi bawah tangga (Pinterest)
Kamar mandi bawah tangga kayu
Kamar mandi bawah tangga kayu (Pinterest)
kamar mandi bawah tangga
Kamar mandi di bawah lantai 2, tapi aksesnya lewat bawah tangga (Line Today)

2. Mushola Bawah Tangga

Bawah tangga juga banyak dimanfaatkan untuk mushola. Biasanya, tinggal diberi karpet / sajadah, ornamen-ornamen, dan diberi tirai, penutup. Kekurangannya, mushola bawah tangga kecil (susah untuk ibadah berjamaah) dan akses untuk wudhu jauh (dibanding mushola yang dibuat di taman).

Berikut beberapa desain mushola bawah tangga

mushola di bawah tangga
Mushola bawah tangga (Nova)
mushola bawah tangga
Mushola bawah tangga dengan void (blogspot)

Baca juga:

 

Space Bawah Tangga

Selain jadi kamar mandi dan mushola, space bawah juga juga sering dimanfaatkan untuk bersantai atau duduk-duduk. Ada yang manfaatkan sebagai ruang duduk + TV + gaming station, ada yang manfaatkan sebagai ruang bermain anak, dan sebagainya.

ruang duduk bawah tangga
Ruang duduk bawah tangga (Pinterest)
ruang bermain bawah tangga
Ruang bermain bawah tangga (Pinterest)

1. Ruang Kerja Bawah Tangga

Anda dapat manfaatkan ruang bawah tangga sebagai ruang kerja. Taruh meja kerja, kursi, dan rak-rak buku / tempat penyimpanan lainnya. Dengan begitu, Anda tidak perlu membangun ruang kerja khusus.

Berikut beberapa contoh ruang kerja bawah tangga

ruang kerja bawah tangga
Ruang kerja bawah tangga (Pinterest)
Ruang kerja bawah tangga kayu
Ruang kerja bawah tangga kayu (Pinterest)
ruang kantor bawah tangga
ruang kantor bawah tangga (Pinterest)

2. Taman Bawah Tangga

Selain ruang kerja, taman bawah tangga juga jadi desain taman indoor unik. Jika bangun taman bawah tangga, beri akses ke cahaya melalui jendela atau ventilasi. Berikut beberapa contoh taman bawah tangga.

Taman bawah tangga
Taman bawah tangga (Pinterest)
Taman kering bawah tangga
Taman kering bawah tangga (Pinterest)
tanaman pot bawah tangga
Tanaman pot bawah tangga (Pinterest)

Baca juga: Dekor taman rumah

 

Rak / Penyimpanan Bawah Tangga

Membangun rak / ruang penyimpanan di bawah tangga adalah cara manfaatkan bawah tangga yang paling umum dilakukan. Selain memasang rak di bawah tangga, biasanya diberi juga tempat duduk agar sekalian jadi ruang baca.

Ada juga yang memanfaatkan tiap anak tangga sebagai rak. Menurut kami, hal ini terlalu rumit dan malah berbahaya, meskipun jelas ini jadi hal unik bagi rumah Anda.

1. Rak Buku Bawah Tangga

rak buku bawah tangga
Rak buku bawah tangga (Pinterest)
lemari buku bawah tangga
Lemari buku bawah tangga (Pinterest)
ruang baca bawah tangga
Rak buku + kursi baca bawah tangga (Pinterest)

2. Dapur / Kitchen Set Bawah Tangga

Selain rak buku, Anda juga dapat manfaatkan bawah tangga untuk pasang kitchen set. Berikut contoh desainnya.

dapur bawah tangga
Dapur bawah tangga (Pinterest)
kitchen set bawah tangga
Kitchen set bawah tangga (Pinterest)

 

The post Contoh Desain untuk Manfaatkan Ruang Bawah Tangga appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/bawah-tangga/feed/ 0
Desain Rumah Tipe 90: Tips + Contoh Desain http://komunitas.sikatabis.com/desain-rumah-tipe-90/ http://komunitas.sikatabis.com/desain-rumah-tipe-90/#respond Tue, 11 Aug 2020 05:29:45 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=11909 Rumah tipe 90 sudah termasuk rumah yang luas. Rumah 90 biasanya punya ukuran 9 x 10 meter, 8 x 12,5 meter, atau 7 x 13 meter. Umumnya, luas tanahnya 120 meter persegi. Prinsip mendesain rumah besar tipe 90 sebenarnya mirip dengan cara mendesain rumah tipe 60. Berikut caranya + contoh denah rumah tipe 90.   …

The post Desain Rumah Tipe 90: Tips + Contoh Desain appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Rumah tipe 90 sudah termasuk rumah yang luas. Rumah 90 biasanya punya ukuran 9 x 10 meter, 8 x 12,5 meter, atau 7 x 13 meter. Umumnya, luas tanahnya 120 meter persegi. Prinsip mendesain rumah besar tipe 90 sebenarnya mirip dengan cara mendesain rumah tipe 60. Berikut caranya + contoh denah rumah tipe 90.

 

Mendesain Rumah Tipe 90

Mendesain rumah luas cukup menantang karena banyak hal yang harus ditata. Pada dasarnya, mendesain rumah luas sebaiknya bertujuan:

  • Membuat rumah sebagai tempat berkumpul, bukan tempat tidur dan melakukan aktivitas sendiri-sendiri antar anggota keluarga.
  • Membuat tiap ruangan indah, nyaman, dan tidak monoton.
  • Memanfaatkan space yang ada, sehingga tidak ada ruang / lahan kosong yang tidak terawat.

Untuk itu, kami rangkum beberapa tips membangun / menentukan desain rumah tipe 90 berikut:

1. Buat Ruang Berkumpul yang Nyaman

Rumah yang luas dapat membuat penghuni rumah terasa saling berjauhan. Hal ini dapat mengganggu komunikasi antar penghuni rumah. Solusinya, buat ruang berkumpul yang nyaman dan membuat penghuni kerasan untuk berkumpul bersama-sama. Ruang berkumpul tidak hanya di ruang keluarga tapi juga dapat di ruang lain. Misalnya:

  • Ruang TV. Anda bisa memasang TV hanya di ruang TV, sehingga penghuni rumah tidak memilih untuk menonton TV sendirian di kamar masing-masing. Di ruang TV bisa diberi sofa, karpet, lemari buku, dan furnitur-furnitur lain yang membuat nyaman. Beri pencahayaan dan ventilasi yang baik agar ruang TV tidak terasa sempit saat semua penghuni rumah sedang berkumpul di situ.
  • Ruang makan. Agar penghuni rumah sering berkumpul bersama di ruang makan, Anda dapat membuat jadwal rutin makan pagi / makan malam bersama yang harus diikuti semua anggota keluarga. Buat ruang makan jadi luas (jangan sampai meja + kursi makan membuat ruangan jadi sempit) dan terpisah dari dapur.
  • Halaman belakang. Misalnya, Anda bisa bangun gazebo atau menghias taman Anda. Beri tempat-tempat duduk + meja taman untuk bersantai bersama. Jangan lupa beri pepohonan agar saat berkumpul terasa sejuk + tidak terpapar langsung cahaya matahari.

2. Kombinasikan Gaya

Agar tiap ruangan tidak monoton, Anda dapat kombinasikan gaya yang berbeda-beda tiap ruangan. Misalnya:

  • Untuk ruang tamu, sebaiknya didesain sesuai dengan gaya eksterior / facade rumah Anda. Ruang tamu dapat didesain agar terkesan clean dan lapang, dengan tidak terlalu banyak hiasan dinding atau perabotan.
  • Untuk ruang TV / keluarga, dapat didesain agar terasa lebih comfy. Misalnya, dengan memberi karpet, wallpaper, dan lain-lain. Di ruang ini dapat pula ditaruh lemari hias yang berisi souvenir jalan-jalan, piala, dan hiasan lainnya. Di dinding, Anda dapat pasang berbagai foto keluarga / penghuni rumah.
  • Kamar tidur dapat didesain sesuai dengan kepribadian penghuni kamar. Untuk anak-anak, misalnya, dapat dipasang wallpaper warna-warni dan dipenuhi mainan-mainan.
  • Untuk taman, dapat Anda desain agar lebih terkesan natural dan tradisional. Hal ini dapat jadi alternatif desain yang unik, karena, misalnya, desain rumah sudah bergaya modern dan industrial.

3. Perhitungkan Besar Tiap Ruangan

Hitung besar tiap ruangan dengan tepat. Salah satu kendala rumah luas = ruangan dibuat terlalu besar sehingga malah terkesan kosong (apalagi jika tidak banyak furniturnya). Selain itu, ruangan yang terlalu besar juga membuat penghuni malas keluar dari kamar. Penghuni lebih memilih di kamar yang relatif kecil, karena manusia cenderung lebih nyaman berada di ruang yang pas dan apa-apa dekat.

Di sisi lain, perhatikan juga agar ukuran tiap ruangan tidak telalu kecil. Jika kecil, akibatnya, lahan Anda akan sisa banyak. Anda jadi akan repot mengurus lahan kosong ini. Jika tidak diurus (misal jadi taman), maka lahan Anda akan ditumbuhi tanaman liar atau jadi sarang hewan liar.

4. Buat Ruang-Ruang Tambahan

Ruang-ruang tambahan berfungsi agar aktivitas-aktivitas tertentu tidak dilakukan di satu ruangan saja. Selain itu, membangun ruang tambahan juga berfungsi agar rumah jadi besar dan tidak menyisakan terlalu banyak lahan kosong, tapi ukuran tiap ruangan tidak perlu dibuat terlalu besar. Beberapa ruangan tambahan yang dapat dibuat, misalnya:

  • Ruang ibadah, sehingga Anda tidak perlu beribadah di kamar. Anda dan penghuni rumah lain pun dapat beribadah bersama-sama.
  • Ruang kerja, sehingga Anda tidak bekerja di kamar. Hal ini penting terutama bagi karyawan yang masih WFH (work from home) atau bagi Anda yang memang bekerja dari rumah.
  • Garasi, agar Anda dapat memarkir kendaraan Anda lebih aman dan terlindungi daripada hanya ditaruh di halaman / di carport.
  • Kolam renang. Kolam renang dapat dibangun untuk menyiasati lahan yang terlalu luas. Kolam renang dapat dikombinasikan dengan taman agar lebih asri.
  • Ruang mencuci.
  • Ruangan-ruangan lain, misalnya ruang baca, ruang bermain, ruang komputer, kamar tidur tamu, dan lain-lain.

 

Contoh Denah Rumah Tipe 90

Berikut beberapa contoh denah rumah tipe 90 yang dapat jadi inspirasi Anda:

1. Denah Rumah Tipe 90 2 Lantai

denah rumah tipe 90
Denah Rumah 90 2 lantai (Hargadepo)

 

2. Denah Rumah Tipe 90 3 Kamar

denah rumah tipe 90
Denah Rumah 90 3 kamar (Design rumah)

 

3. Denah Rumah Tipe 90 + Ruang Cuci

denah rumah tipe 90
Denah Rumah 90 + ruang cuci (Design rumah)

 

4. Denah Rumah Tipe 90 2,5 Lantai

denah rumah tipe 90
Denah Rumah 90 2,5 Lantai. Lantai paling atas berupa dak beton, bisa dimanfaatkan untuk taman rooftop. (Design rumah)

 

5. Denah Rumah Tipe 90 + Mushola

denah rumah tipe 90
Denah Rumah 90 + mushola (Pinterest)

 

6. Denah Rumah Tipe 90 2 Ruang TV

denah rumah tipe 90
Denah Rumah 90 2 Ruang TV, di lantai 1 dan lantai 2. (Pinterest)

The post Desain Rumah Tipe 90: Tips + Contoh Desain appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/desain-rumah-tipe-90/feed/ 0
Pagar Rumah: Jenis / Manfaat / Tips Bangun http://komunitas.sikatabis.com/pagar-rumah/ http://komunitas.sikatabis.com/pagar-rumah/#respond Sun, 09 Aug 2020 19:17:29 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=11838 Pagar rumah kadang suka dilupakan / diingat jika sudah beberapa tahun menempati rumah tersebut. Biasanya karena: Saat bangun rumah, pagar dianggap kurang penting jadi tidak langsung dibangun di awal (apalagi jika dana tidak cukup) Saat beli rumah (biasanya rumah subsidi), belum ada pagarnya Padahal, pagar rumah punya beberapa manfaat yang dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan …

The post Pagar Rumah: Jenis / Manfaat / Tips Bangun appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Pagar rumah kadang suka dilupakan / diingat jika sudah beberapa tahun menempati rumah tersebut. Biasanya karena:

  • Saat bangun rumah, pagar dianggap kurang penting jadi tidak langsung dibangun di awal (apalagi jika dana tidak cukup)
  • Saat beli rumah (biasanya rumah subsidi), belum ada pagarnya

Padahal, pagar rumah punya beberapa manfaat yang dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan tinggal Anda. Pelajari manfaat, tips, dan jenis-jenis pagar rumah berikut:

Daftar Isi:

 

Manfaat Pagar Rumah

Fungsi utama pagar rumah adalah memberi batas lahan Anda dengan lahan orang lain / jalan. Selain itu, pagar juga punya manfaat lain, misalnya:

1. Keamanan

Pagar memberi perlindungan rumah Anda dari binatang atau orang-orang yang berniat jahat. Dengan pagar yang terkunci dan tinggi, akses ke rumah Anda akan lebih susah. Untuk lebih aman, biasanya di atas pagar dibuat tajam-tajam agar tidak mudah dipanjat.

Selain itu, pagar juga melindungi rumah Anda dari jalanan secara langsung. Kendaraan (biasanya motor) tidak dapat seenaknya lewat / parkir di halaman Anda.

2. Keindahan / Dekorasi

Pagar juga menambah tampilan rumah Anda jadi lebih indah. Anda bisa berikan ornamen / dekorasi pagar sehingga rumah Anda tidak terlihat terlalu polos. Selain itu, material / warna pagar juga dapat diselaraskan dengan cat / gaya rumah Anda. Misalnya, Anda bisa pasang pagar kayu agar memberi kesan natural dan kuat.

Rumah dengan pagar juga dapat menaikkan harganya. Sehingga, jika ingin dijual, rumah tersebut akan lebih mahal daripada rumah serupa yang tanpa pagar.

3. Privasi

Dengan ada pagar, maka orang yang lewat di depan rumah tidak dapat langsung melihat ke teras Anda dan ke jendela depan Anda. Sebaliknya, pagar juga menghalangi pandangan Anda ke luar sehingga tidak terganggu oleh kondisi di jalanan.

4. Kenyamanan

Pagar dapat menghalangi debu dan udara dari jalanan. Hal ini penting, terutama bagi rumah yang terletak langsung di pinggir jalan besar atau rumah tusuk sate. Selain itu, pagar juga dapat sedikit menghalangi suara, sehingga saat Anda sedang duduk-duduk di taman depan / teras, Anda tidak akan terlalu bising.

 

Tips Bangun Pagar Rumah

Dengan berbagai manfaat, bangun pagar rumah menurut kami = penting, baik saat awal bangun rumah maupun dibangun kemudian (saat rumah sudah jadi). Berikut beberapa tips umum bangun pagar rumah:

1. Pilih Bahan / Material yang Pas

Pilih bahan yang pas dan sesuai. Bahan-bahan ini akan berbeda-beda harga dan cara pembuatannya. Konsultasikan dengan ahli atau tanyakan pada kerabat yang pernah membuat / memasang pagar mengenai detailnya. Pastikan bahan yang Anda pilih kuat, tahan lama, tapi juga tidak terlalu mahal.

2. Sesuaikan Desain dengan Desain Rumah

Karena berfungsi untuk mempercantik rumah, maka sesuaikan desain pagar dengan desain rumah Anda. Misalnya, jika rumahnya bergaya alam dan banyak tanaman, maka pagar kayu / tanaman cocok untuk rumah tersebut. Jika bergaya tradisional, maka cocok dengan desain pagar tembok pakai bata merah.

Tentukan apakah Anda ingin perlindungan yang benar-benar menutupi rumah Anda? Jika iya = buat pagar tinggi + full tembok / bata agar tidak ada celah untuk melihat keluar pagar. Jika ingin lebih terbuka, maka bisa pakai kayu / besi yang tidak menutup rapat.

3. Hitung Ukuran Pagar yang Pas

Hitung dan sesuaikan ukuran pagar rumah Anda. Hal yang paling perlu diperhatikan adalah tinggi pagar. Tinggi di atas 170 cm = pas jika Anda benar-benar ingin membatasi akses pandangan ke dari luar pagar. Jika ingin lebih terbuka, maka bisa bangun pagar rumah dengan tinggi 140-150 cm saja.

4. Hitung Biayanya

Bangun pagar jelas butuh biaya tambahan. Biaya ini berbeda-beda tiap bahan / materialnya. Selain biaya bahan yang berbeda-beda, ada pula biaya bahan tetap seperti semen, pasir, pondasi besi, dan lain-lain. Anda juga perlu bayar biaya tukang bangunan, apalagi jika pagar = panjang dan dibangun tambahan (tidak sekalian dibangun saat bangun rumah).

 

Jenis-Jenis / Material Pagar Rumah:

Bahan yang dapat dipakai untuk bangun pagar sangat banyak dan beragam. Bahan-bahan ini punya kelebihan / kekurangannya masing-masing + harga pembuatannya juga berbeda. Jenis-jenis pagar rumah yang banyak dibangun orang-orang:

1. Bata

Bata banyak dipakai untuk bahan pagar karena mudah dibuat. Bahannya = bahan tembok, jadi bisa sekalian beli untuk bangun tembok rumah. Bahan bata juga relatif murah daripada besi atau baja. Ada dua jenis bata, yaitu bata merah dan batako.

Pagar yang pakai bata relatif lebih murah dan lebih mudah dibuat. Selain itu, pagar bata lebih fleksibel jika suatu saat ingin ditambah tingginya (tidak perlu dibongkar / diganti, tinggal ditambah tingginya).

pagar bata
Pagar rumah bahan bata merah (Polarumah)

Di bawah ini contoh perbandingan buat pagar rumah pakai bata dan batako. Perhatikan bahwa biaya ini hanya biaya bata saja, tidak termasuk biaya semen, pasir, pondasi, cat, dan biaya jasa tukang.

a. Bata Merah

Bata merah terbuat dari tanah liat. Ukuran bata merah sesuai SNI 15-2094-1991:

  • Panjang = 19-24 cm
  • Lebar = 9-12 cm
  • Tinggi = 5-6 cm

Untuk bangun pagar, bisa pakai bata secara biasa (panjang & tinggi bata untuk perhitungan panjang & tinggi tembok) atau dibuat vertikal / meninggi (lebar bata dipakai untuk tinggi tembok, tapi lebar tembok jadi lebih tipis).

Contoh hitung bata merah untuk pagar:

Anda ingin bangun pagar tembok pakai bata merah oven ukuran panjang 20 cm, lebar 10 cm, dan tinggi 5 cm dengan harga Rp 900 per biji.

Jika pakai cara biasa, luas bata:

panjang x tinggi bata
20 x 5

= 100 cm2

Jika bata ingin disusun meninggi, luas bata:

panjang x lebar bata
20 x 10

= 200 cm2

Untuk buat tembok tinggi 1 m dan panjang 1 m (tembok ukuran 1 m2 = 10.000 cm2), maka:

Cara biasa:
Jumlah bata = luas tembok : luas bata
10.000 : 100

= 100 bata

Bata disusun meninggi:
Jumlah bata = luas tembok : luas bata
10.000 : 200

= 50 bata

Maka, tiap tembok ukuran 1m2 perlu 50 bata / 100 bata.

Jika Anda ingin buat pagar tembok tinggi 170 cm (1,7 m) dengan panjang 10 m, hitung dulu luas tembok nya:

Luas tembok = panjang x tinggi tembok
10 x 1,7
= 17 m2

Maka, jika pakai bata susun biasa perlu:

17 x 100 = 1700 bata

Biaya beli bata:

1700 x 900
= Rp 1.530.000

Jika disusun cara meninggi perlu:

17 x 50 = 850 bata

Biaya beli bata:

850 x 900
= Rp 765.000

b. Batako

Batako terbuat dari campuran pasir kasar dan semen, dan banyak dipakai bangun pagar karena lebih murah. Jenis batako banyak dan ukurannya bervariasi, tapi umumnya, ukuran batako untuk buat pagar:

  • Panjang = 36-40 cm
  • Lebar = 8-10 cm
  • Tinggi = 18-20 cm

Biasanya bangun pakai batako hanya 1 cara, yaitu disusun seperti biasa (panjang x lebar yang dihitung untuk panjang x lebar bangunan).

Contoh hitung batako untuk pagar:

Anda ingin bangun pagar tembok pakai batako semen ukuran panjang 40 cm, lebar 10 cm, dan tinggi 20 cm dengan harga Rp 3.000 per biji.

Cari tahu dulu luas batako:

panjang x tinggi batako
40 x 20

= 800 cm2

Untuk buat tembok tinggi 1 m dan panjang 1 m (tembok ukuran 1 m2 = 10.000 cm2), maka:

Jumlah bata = luas tembok : luas batako
10.000 : 800

= 12,5 batako

Maka, tiap tembok ukuran 1m2 perlu 12,5 bata.

Jika Anda ingin buat pagar tembok tinggi 170 cm (1,7 m) dengan panjang 10 m, hitung dulu luas tembok nya:

Luas tembok = panjang x tinggi tembok
10 x 1,7
= 17 m2

Maka, jumlah batako yang diperlukan:

17 x 12,5 = 212,5 batako

Biaya beli batako:

212,5 x 3100
= Rp 658.750

2. Kayu

Pagar kayu lebih mahal dari bata, tapi memberi kesan tidak monoton daripada jika hanya pakai bata. Pagar kayu bisa full susunan kayu-kayu, atau dikombinasikan dengan bahan lain seperti bata / besi.

desain pagar kayu rumah
Beberapa contoh desain pagar kayu (Rumahdiy)

Beberapa jenis kayu yang sering dipakai untuk bangun pagar:

  • Kayu jati, terkenal kuat dan tahan lama. Selain itu, kayu jati yang bagus perlu waktu yang lama untuk tumbuh, sehingga jumlahnya tidak sebanyak jenis kayu lainnya. Akibatnya, harganya juga lebih mahal dibanding jenis lainnya. Harga kayu jati per meter persegi sekitar Rp 3-7 juta
  • Kayu ulin, juga termasuk kayu yang kuat. Bahkan dikenal sebagai kayu besi karena kekuatannya. Tapi, kayu ulin tidak berserat banyak seperti jati jadi terkesan polos dan kurang menarik jika jadi pagar. Harga kayu ulin sekitar Rp 400-800 ribuan per m2.
  • Kayu merbau, kayu ini punya kualitas yang hampir mirip dengan kayu jati sehingga harganya tidak jauh berbeda. Kayu merbau punya serat yang khas dan cantik sehingga banyak dipakai untuk furnitur dan hiasan rumah, termasuk untuk buat pagar.
  • Kayu bengkirai, banyak tumbuh di Kalimantan. Bobotnya lebih berat dari kayu jati, tapi lebih mudah retak. Meskipun begitu, dengan perawatan yang baik, kayu bengkirai tampak cantik dan cocok untuk lantai, furnitur, maupun pagar.
  • Kayu damar laut, dikenal sebagai kayu yang cocok untuk pagar karena tahan cuaca. Warna awalnya kuning kecoklatan, tapi semakin lama di luar maka warnanya lama kelamaan berubah gelap. Kayu ini keras jadi pengolahannya agak susah, tapi harganya sedikit lebih murah dari bengkirai.

3. Bambu

Pagar bambu juga jadi favorit alternatif bahan selain kayu dan bata. Buat pagar dari bambu punya beberapa kelebihan misalnya:

  • Bambu mudah didapatkan, sehingga harganya lebih murah karena stoknya lebih banyak.
  • Bambu ringan dan fleksibel, sehingga lebih mudah dibentuk saat membangun pagar.
  • Bambu memberi kesan lebih natural / alami bagi halaman rumah.
Pagar rumah bambu
Pagar rumah bambu (99.co)

4. Besi

Pagar besi adalah pagar rumah yang paling umum ditemui. Pagar besi menciptakan kesan kokoh, kuat, dan tegas. Biasanya pagar besi terdapat di rumah-rumah mewah dan besar, sehingga pagar besi membuat orang tidak berani dekat-dekat di rumah tersebut. Secara psikologis = menimbulkan kesan respek / segan.

Ada beberapa jenis besi yang biasa dipakai untuk buat pagar:

1. Besi Tempa

Pagar besi
Pagar besi tempat (99.co)

Besi tempa adalah campuran besi dan karbon rendah. Kandungan karbon dalam besi berpengaruh pada kekuatannya. Semakin rendah karbon = semakin kuat besinya. Meskipun kuat, besi tempa mudah dibentuk-bentuk (sehingga dinamai besi ‘tempa’ karena mudah ditempa). Besi tempa juga mudah dirawat; jika berkarat, tinggal di ampelas lalu dicat ulang.

Besi tempa lebih awet. Besi ini juga nampak elegan, mewah, dan tegas, sehingga cocok dipasang di pagar rumah besar. Meskipun begitu, besi ini cukup mahal. Jika pesan di bengkel las, harganya mulai dari Rp 1 jutaan s/d Rp 3 jutaan per meter.

2. Besi Hollow

Besi hollow adalah besi berbentuk batangan yang berongga (‘hollow’ = rongga). Karena bentuknya yang batang, sering disebut pipa kotak. Besi ini biasanya dipakai untuk pengganti kayu, sehingga cocok untuk tiang / pilar dalam pagar. Biasanya pagar besi hollow dikombinasikan dengan kayu-kayu plank / papan.

pagar besi
Pagar besi hollow (Desain Rumah Minimalis)

Besi hollow dijual per batang dengan harga mulai dari puluhan ribu s/d ratusan ribu rupiah per batang. Biasanya, untuk keperluan pagar, dijual sudah jadi pagar (Anda tinggal pasang). Harganya bervariasi s/d Rp 2 jutaan per meter.

The post Pagar Rumah: Jenis / Manfaat / Tips Bangun appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/pagar-rumah/feed/ 0
Desain Rumah Tipe 36: Tips + Contoh Desain http://komunitas.sikatabis.com/desain-rumah-tipe-36/ http://komunitas.sikatabis.com/desain-rumah-tipe-36/#respond Thu, 23 Jul 2020 04:03:14 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=11599 Rumah tipe 36 tergolong rumah kecil dan sederhana. Banyak masyarakat memilih rumah tipe 36 karena: Harganya relatif terjangkau. Rumah subsidi juga banyak yang tipe 36. Kecil, jadi mudah dibersihkan dan dirawat. Selain itu, rumah kecil juga membuat keluarga lebih dekat dan erat karena tidak dapat saling berjauh-jauhan di dalam rumah. Jika bangun sendiri rumahnya, maka …

The post Desain Rumah Tipe 36: Tips + Contoh Desain appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Rumah tipe 36 tergolong rumah kecil dan sederhana. Banyak masyarakat memilih rumah tipe 36 karena:

  • Harganya relatif terjangkau. Rumah subsidi juga banyak yang tipe 36.
  • Kecil, jadi mudah dibersihkan dan dirawat. Selain itu, rumah kecil juga membuat keluarga lebih dekat dan erat karena tidak dapat saling berjauh-jauhan di dalam rumah.
  • Jika bangun sendiri rumahnya, maka lebih mudah didesain karena simpel.

Meskipun begitu, rumah tipe 36 juga punya beberapa kelemahan, misalnya:

  • Karena ukurannya kecil, maka tidak sembarangan dapat beli perabotan baru. Harus perhitungkan kegunaan dan ruangan.
  • Tidak dapat menampung banyak anggota keluarga. Selain itu, jika ada keluarga yang berkunjung dan menginap, maka rumah terasa sempit.
  • Karena ukurannya kecil, dan jika penataan ventilasi dan jendelanya buruk, maka rumah tipe 36 akan terasa lebih panas dan gelap, sehingga Anda perlu pencahayaan (lampu) dan pendinginan (AC) lebih.

Daftar Isi:

 

Tips Desain untuk Rumah Tipe 36

Bukan berarti rumah ini selalu nampak jelek dan tidak nyaman. Ada banyak tips untuk membuat desain rumah tipe 36 Anda jadi lebih menarik, nyaman, dan terasa luas. Selain itu, banyak juga pilihan desain / denah rumah tipe 36 yang dapat Anda terapkan / contoh. Berikut tipsnya:

1. Kurangi Sekat Antar Ruangan

Anda bisa bangun rumah tipe 36 tanpa banyak sekat antar ruangan. Misalnya, tidak perlu memberi sekat antara dapur dan ruang tengah. Sekat lebih sedikit = membut rumah terasa lebih luas. Jika nanti perlu sekat, Anda dapat memberi sekat non permanen seperti rak, lemari, atau sekat ruangan. Agar batas ruangan lebih menarik, Anda dapat membedakan keramiknya atau catnya, misalnya cat ruang TV beda dengan ruang makan.

Baca juga: Desain ruang tamu minimalis

2. Buat Langit-Langit Tinggi

Langit-langit tinggi membuat sirkulasi udara makin lancar. Rumah jadi terasa lebih sejuk, meskipun kecil. Banyak rumah yang tidak memasang ternit / plafon, sehingga rangka atapnya terlihat. Meskipun jadi lebih sejuk, cara ini kurang disukai, salah satunya karena langit-langit jadi nampak kotor. Solusinya, Anda dapat bangun atap sengaja lebih tinggi, atau pasang langit-langit plafon mengikuti kemiringan atap.

3. Pakai Mezzanine

Jika ingin bangun rumah tipe 36 bertingkat, tambahkan mezzanine. Mezzanine = “lantai palsu” antara lantai 1 dan lantai 2. Mezzanine dapat jadi lantai / ruangan tambahan, misalnya sebagai ruang duduk, mushola, atau menaruh rak dengan pajangan / hiasan. Anda juga bisa bangun mezzanine meskipun rumah tidak tingkat. Asalkan, langit-langit rumah Anda tingginya minimal sekitar 5 meter.

4. Maksimalkan Pencahayaan

Desain rumah tipe 36 Anda agar mendapat suplai cahaya yang cukup. Caranya, dengan membangun jendela / pintu utama menghadap timur (matahari pagi). Selain itu, pastikan posisi jendela tidak tertutupi bangunan lain atau pepohonan. Pencahayaan yang cukup membuat rumah terasa lebih luas, serta menghemat listrik Anda.

5. Jangan Bangun Pagar Terlalu Tinggi

Jangan bangun pagar terlalu tinggi karena rumah jadi terlihat “terjebak” dan memberi kesan sempit. Jangan juga bangun pagar yang tertutup dan tanpa celah, sehingga menimbulkan kesan semakin “terjebak”. Anda dapat bangun pagar yang rendah dan terbuka agar rumah tampak dari depan. Alternatifnya, jika rumah tidak ingin terlalu “terekspos”, Anda dapat bangun taman di halaman depan sehingga sedikit tertutupi tanaman dan pepohonan.

Baca juga: Tips dekor taman rumah

 

Contoh Desain / Denah Rumah Tipe 36

Berikut beberapa contoh denah rumah yang dapat Anda terapkan di rumah 36 yang akan Anda bangun:

1. Denah Rumah Tipe 36 Tanpa TerasDenah rumah tipe 36

2. Denah Rumah Tipe 36 1 Kamar

Denah rumah tipe 36

 

3. Denah Rumah Tipe 36 2 Lantai

Denah rumah tipe 36

4. Denah Rumah Tipe 36 dengan Taman Indoor

Denah rumah tipe 36

5. Denah Rumah Tipe 36 Bentuk Huruf L

Denah rumah tipe 36

6. Denah Rumah Tipe 36 Konsep Apartemen

Denah rumah tipe 36

7. Denah Rumah Tipe 36 Tanpa Teras

Denah rumah tipe 36

 

Tips Dekor / Tata Ruang Rumah 36 yang Dibeli / Disewa

Jika Anda beli rumah tipe 36 (bukan bangun rumah tipe 36 sendiri), maka ada beberapa tips yang dapat Anda terapkan agar rumah beli / sewa Anda lebih nyaman. Tapi, sebelum mulai menata, pastikan Anda mematuhi aturan renovasi bagi rumah subsidi. Jika rumah sewa, pastikan Anda sudah dapat persetujuan dari pemilik rumah. Berikut tips desain rumah tipe 36 beli / sewa:

1. Rencanakan Ulang + Bersihkan

Rencanakan + bersihkan. Sebenarnya ini cocok dilakukan sebelum Anda menempati rumah tersebut. Hitung luas ruangan dan komposisi ruangannya, sehingga Anda dapat mengatur di mana sebaiknya menaruh furnitur dan menatanya. Jika sudah terlanjur ditempati, maka bersihkan seluruh rumah, buang barang-barang yang tidak perlu, sehingga rumah terasa lebih luas.

2. Pilih Furnitur yang Tepat

Anda dapat pilih furnitur yang multifungsi. Misalnya, tempat tidur yang punya rak di bawahnya. Atau, lemari / rak gantung yang juga berfungsi sebagai kaca. Perabotan seperti ini dapat menghemat tempat. Selain itu, sebaiknya taruh sedikit perabot saja (meskipun besar), daripada menaruh banyak perabotan kecil-kecil. Perabotan kecil-kecil = memberi efek penuh pada rumah.

3. Pakai Warna Terang

Pilih warna terang untuk cat dan perabotan Anda. Warna terang = memantulkan cahaya lebih banyak, membuat ruangan lebih terang sehingga rumah terasa lebih lapang. Warna-warna terang misalnya krem, putih, abu-abu, dan warna-warna muda. Tapi, pastikan komposisi warnanya serasi dan sesuai dengan selera Anda agar nyaman dipandang.

4. Manfaatkan Sisa Lahan Kosong

Beli rumah tipe 36 biasanya akan dapat sisa lahan kosong di belakang rumah. Lahan ini dapat Anda manfaatkan misalnya untuk ruang cuci atau taman kecil. Bisa juga berfungsi sebagai gudang untuk menaruh barang-barang yang memenuhi rumah Anda agar rumah terasa luas. Tak jarang Anda juga perlu melakukan renovasi untuk bangun sisa lahan ini.

Baca juga:

The post Desain Rumah Tipe 36: Tips + Contoh Desain appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/desain-rumah-tipe-36/feed/ 0
Dekor Taman Rumah: Tips / Contoh Desain / Hitung Biaya http://komunitas.sikatabis.com/dekor-taman/ http://komunitas.sikatabis.com/dekor-taman/#respond Wed, 22 Jul 2020 09:18:49 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=11542 Dekor taman perlu dilakukan agar rumah Anda punya taman yang indah, cantik, dan bersih. Taman yang bagus dapat membuat Anda semakin nyaman tinggal di rumah. Selain itu, taman juga punya fungsi lain, misalnya jadi penghalang udara, debu, dan suara, terutama jika letak rumah menghadap jalan raya atau jenisnya rumah tusuk sate. Banyak orang tidak memperhatikan …

The post Dekor Taman Rumah: Tips / Contoh Desain / Hitung Biaya appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Dekor taman perlu dilakukan agar rumah Anda punya taman yang indah, cantik, dan bersih. Taman yang bagus dapat membuat Anda semakin nyaman tinggal di rumah. Selain itu, taman juga punya fungsi lain, misalnya jadi penghalang udara, debu, dan suara, terutama jika letak rumah menghadap jalan raya atau jenisnya rumah tusuk sate.

Banyak orang tidak memperhatikan taman / halaman rumah. Akibatnya, banyak lahan depan / belakang rumah yang kosong lalu ditumbuhi tanaman liar atau bahkan jadi sarang tikus. Padahal, dekor taman dapat dilakukan dengan mudah di berbagai jenis rumah. Berikut tips dekor taman dan beberapa contoh desain dekor taman:

Daftar Isi

 

Tips Dekor Taman

Sebelum mulai memutuskan dekor taman, pelajari dulu beberapa tips berikut:

1. Tentukan Jenis / Bentuk Taman

Ketahui bentuk / jenis taman apa yang cocok dengan rumah Anda. Misalnya, jika rumah subsidi, maka tidak banyak lahan sisa, jadi lebih cocok untuk taman minimalis yang tanamannya tidak terlalu rimbun. Sebaliknya, jika halamannya luas, maka Anda dapat menambah berbagai komponen, mulai dari menanam pohon, membangun kolam, dan sebagainya.

Baca juga: Tipe-tipe rumah berdasar luas bangunan

Tentukan juga gaya taman yang akan didesain. Apakah taman bergaya natural dengan batu-batu dan kayu, minimalis, taman gaya industrial (dengan tiang-tiang besi untuk tanaman rambat), gaya tradisional, dan sebagainya. Pilih yang sesuai dengan karakter Anda dan karakter rumah Anda.

2. Tentukan Budget

Seperti renovasi rumah, dekor taman juga perlu perencanaan keuangan yang matang. Saran kami, buat dalam beberapa tahap. Tahap pertama adalah tujuan dekor taman yang dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Untuk tahap selanjutnya dapat menyusul jika kondisi keuangan cukup.

Tahap pertama = yang terjangkau oleh kondisi keuangan Anda. Misalnya, membeli pot dan tanaman kecil, membeli kursi kayu, dan sebagainya. Untuk membantu kondisi keuangan, Anda dapat ajukan kredit renovasi rumah, karena men dekor taman juga termasuk merenovasi rumah.

Baca juga:

3. Konsultasi dengan Ahli

Bila perlu, konsultasikan dengan ahli / desainer khusus landscape taman. Jasa-jasa ini jelas membutuhkan biaya tambahan. Alternatifnya, Anda dapat bertanya ke kawan / saudara Anda yang pernah melakukan renovasi / dekor taman rumah mereka. Siapa tahu juga mereka punya kontak toko-toko yang menjual material dekor taman dengan harga lebih murah.

4. Mulai Bersihkan Halaman / Lahan

Bersihkan halaman Anda untuk mempersiapkan dekor taman. Membersihkan halaman akan membuat Anda tahu kondisi dan luas lahan / halaman tersebut, sehingga memudahkan Anda merancang taman yang akan dibangun.

5. Jalankan Sesuai Target

Setelah mulai mendekor taman, maka jalankan sesuai target. Jangan terburu-buru untuk membangun semua komponennya, sehingga malah memberatkan kondisi finansial Anda. Sebaliknya, jangan juga tidak disiplin dan menunda-nunda proses dekorasi taman. Sekali menunda, maka taman akan cenderung terbengkalai karena Anda malas melanjutkan, atau dana untuk dekor taman sudah terpakai untuk hal lain.

6. Teratur (Mulai dari Depan)

Lakukan dekorasi dengan teratur. Lebih baik mulai dari depan (yang dekat dengan batas tanah / jalan), baru ke belakang (ke arah rumah). Mulai mendekor dari depan akan cepat membuat rumah Anda tampak lebih bagus dari luar.

 

Contoh Desain Taman

Berikut kami tampilkan beberapa contoh desain taman. Anda dapat pilih mana yang sesuai dengan gaya dan kondisi rumah Anda. Anda dapat juga padukan berbagai desain taman yang berbeda untuk menghasilkan gaya Anda sendiri yang sesuai kebutuhan.

1. Taman Kecil / Minimalis

taman kecil
Taman kecil di depan rumah (Dekoruma)

 

taman kecil
Taman kecil di belakang rumah, sisa lahan kosong yang mepet (Ruparupa)

 

taman kecil
Taman di balkon atas (Lingkarwarna)

 

2. Taman Gaya Tradisional / Etnik

Taman gazebo / saung
Taman dengan gazebo / saung (Bukalapak)

 

Taman ala Jepang
Taman gaya Jepang (Desain Rumah 54)

 

3. Taman Unik Lain

Taman indoor
Taman kecil dalam rumah (Rumah Hokie)

 

Taman sumur
Dekor lahan dengan sumur jadi taman (Tribun Bali)

 

Taman simpel
Taman futuristik simpel (Ruparupa)

 

Komponen Dekor Taman + Kisaran Harga

Apa saja yang perlu disiapkan di taman? Ada banyak komponen dekor taman dengan harga yang berbeda-beda. Komponen ini mulai dari yang simpel seperti pot sampai yang mahal dan besar seperti gazebo / saung. Beberapa komponen dekor taman + harganya:

1. Tanam Rumput

Rumput adalah dasar dari desain taman. Hampir tidak ada taman tanpa rerumputan. Selain mempercantik taman, rumput juga berfungsi menyerap udara dan debu sehingga area sekitar taman jadi lebih bersih.

Ada beberapa jenis rumput yang sering dipakai untuk dekor taman:

a. Rumput gajah

Tipe ini yang paling murah. Harganya berkisar Rp 10.000 – Rp 25.000 per meter persegi. Rumput gajah ada berbagai jenis, ada rumput gajah besar (paling murah), rumput gajah mini, dan rumput gajah varigata (paling mahal).

Rumput gajah mini
Rumput gajah mini untuk taman (Ilmu Budidaya)

b. Rumput Jepang

Harganya sekitar Rp 30.000 per meter persegi. Rumput ini punya helai daun yang rapi dan lebih rapat, sehingga taman tampak lebih hijau.

Rumput Jepang taman
Rumput Jepang (Jualo)

c. Rumput Peking

Harganya bisa sampai Rp 35.000 per meter persegi. Rumput ini biasanya ditanam di atap karena pendek-pendek dan kasar. Rumput ini juga lebih tahan lama meskipun kurang pasokan air.

d. Rumput Manila

Cocok untuk ditanam di tanah berpasir. Rumput Manila ini dipakai di lapangan sepakbola. Rumput Manila biasanya dijual dalam bentuk benih, dengan kisaran harga s/d Rp 200.000 per 100 gram.

e. Rumput Swiss

Mirip seperti Rumput Manila yang daunnya pendek-pendek. Biasanya dijual s/d Rp 40.000 per meter persegi.

Rumput Swiss taman
Rumput Swiss (Kaskus)

 

2. Pot Tanaman

Pot tanaman juga terdiri dari berbagai jenis. Jangan asal beli, karena pot tersebut punya kecocokan penggunaan dan penempatan masing-masing:

a. Pot Tanaman Plastik

Jenis pot ini harganya lebih murah daripada jenis yang lain. Pot ini juga lebih awet karena jika jatuh maka tidak pecah. Warnanya juga lebih bervariasi dan cocok dipakai di desain rumah yang ceria. Harganya bervariasi, mulai dari Rp 1.000 (kecil untuk bibit) sampai Rp 100.000 (pot besar untuk tanaman hias seperti gelombang cinta).

Pot tanaman plastik
Pot plastik (Jualo)

b. Pot Tanaman Tanah Liat

Pot tanah liat cocok dengan gaya taman yang tradisional. Biasanya pot tanah liat ditaruh di dekat kolam untuk memberi kesan taman yang lebih natural. Harga pot tanah liat mulai dari Rp 25 ribuan (yang kecil) sampai Rp 500 ribuan (yang besar mirip tempayan / wadah air).

Pot tanaman tanah liat
Pot tanah liat (Diadona)

c. Pot Tanaman Semen

Pot yang terbuat dari semen juga dapat jadi alternatif. Karena berat, biasanya ditaruh di dalam ruangan / taman indoor. Pot tanaman dari semen juga cocok untuk desain taman / rumah gaya industrial atau gaya modern yang menonjolkan dekor yang simpel dan bersih (serba putih). Harga pot semen cukup mahal, yang kecil saja bisa Rp 50 ribuan, sementara yang besar bisa sampai Rp 1 jutaan.

Pot tanaman semen
Pot semen (Inibaru)

d. Pot Tanaman Porselain

Pot porcelain identik dengan bonsai. Cocok ditaruh di taman dengan desain oriental / Asia / Chinese. Karena pot ini relatif mahal dan mudah pecah, sebaiknya taruh di taman indoor saja. Bahkan banyak yang menaruh pot porcelain di meja kerja / meja kabinet / rak. Harga pot porcelain berkisar Rp 70 ribuan sampai Rp 1 jutaan.

Pot tanaman porcelain
Pot porcelain (Dekoruma)

e. Pot Tanaman Kayu / Rotan / Bambu

Pot dengan bahan organik seperti kayu / bambu / rotan juga banyak dipilih karena semakin menambah kesan asri dan natural taman. Pot dari bahan ini juga ringan dan tidak mudah pecah seperti plastik. Pot kayu / rotan / bambu biasa dijual dengan kisaran harga Rp 50 ribuan hingga Rp 300 ribuan.

Pot rotan taman
Pot dari rotan (Shopee)

 

3. Tanam Pohon

Tanam pohon juga penting agar taman Anda jadi rindang. Selain itu, pohon yang berbuah juga dapat dimanfaatkan sebagai makanan ringan atau bahkan panen untuk dimakan keluarga. Beberapa pilihan pohon yang biasa ditanam untuk dekor taman:

  • Pohon mangga
  • Pohon jambu air
  • Pohon kersen / talok
  • Pohon jeruk kunci
  • Pohon melinjo
  • Pohon kamboja
  • Pohon birch

Harga bibit pohon bervariasi. Biasanya mulai dari Rp 30 – 50 ribuan. Jika pohonnya mudah berbuah, maka akan lebih mahal, biasanya bisa sampai Rp 100 ribuan.

Selain pepohonan kayu, Anda juga bisa menanam tamanan non kayu yang dapat tumbuh cukup besar, seperti:

  • Sansivera
  • Aloe vera (lidah buaya)
  • Agloenema
  • Kuping Gajah

4. Bangun Kolam Ikan / Air Mancur

Orang percaya bahwa mengamati sambil memberi makan ikan hias / ikan koi dapat membuat Anda rileks dan mengurangi stress. Sehingga, banyak taman juga dilengkapi dengan kolam ikan. Biasanya, biaya pembuatan kolam ikan adalah Rp 1.500.000 s/d Rp 3.000.000 per m2. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat bertanya langsung ke jasa taman / pembuatan kolam ikan.

Kolam ikan koi
Kolam koi (Dekoruma)

 

Banyak juga kolam yang dilengkapi air mancur. Suara air mancur juga terdengar menenangkan dan membuat rileks. Aliran air juga membuat udara di sekitar taman semakin sejuk. Biaya air mancur biasanya berkisar Rp 400 ribuan sampai Rp 1,5 jutaan.

Air mancur taman rumah
Air mancur rumah (Edupaint)

 

5. Pasang Gazebo

Saung / gazebo dapat juga dipasang sehingga Anda bisa bersantai di tengah taman. Saung biasanya terbuat dari bambu dengan harga relatif lebih murah, sementara gazebo bervariasi. Ada gazebo yang bentuknya panggung (seperti saung), ada gazebo yang bentuknya seperti ruangan terbuka di tengah taman.

Saung bambu taman
Saung bambu (Tunas Taman)

Harga saung mulai dari Rp 1,5 juta (untuk ukuran 1×1 meter), Rp 4 jutaan (ukuran 2×2 meter), sampai Rp 8 jutaan (ukuran 3×3 meter). Untuk gazebo lebih mahal, biasanya mulai dari Rp 5 jutaan s/d puluhan juta (apalagi gazebo yang bentuknya bangunan, bukan panggung).

Gazebo taman
Gazebo (blog Spacestock)

The post Dekor Taman Rumah: Tips / Contoh Desain / Hitung Biaya appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/dekor-taman/feed/ 0
Desain Rumah Minimalis: Ciri Rumah dan Contoh Desain http://komunitas.sikatabis.com/desain-rumah-minimalis/ http://komunitas.sikatabis.com/desain-rumah-minimalis/#respond Thu, 16 Jul 2020 13:40:29 +0000 https://komunitas.sikatabis.com/?p=11465 Desain rumah minimalis menjadi tren di kalangan pasangan muda millenial. Banyak faktor yang menjadikan rumah minimalis ini favorit banyak pasangan, di antaranya: Lebih terlihat simple. Mudah dibersihkan. Tidak terlihat kuno dan memiliki desain yang tidak jadul. Rumah minimalis sebenarnya sudah mulai populer di New York dan London sekitar tahun 1980-an. Desain rumah minimalis hadir setelah …

The post Desain Rumah Minimalis: Ciri Rumah dan Contoh Desain appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
Desain rumah minimalis menjadi tren di kalangan pasangan muda millenial. Banyak faktor yang menjadikan rumah minimalis ini favorit banyak pasangan, di antaranya:

  • Lebih terlihat simple.
  • Mudah dibersihkan.
  • Tidak terlihat kuno dan memiliki desain yang tidak jadul.

Rumah minimalis sebenarnya sudah mulai populer di New York dan London sekitar tahun 1980-an. Desain rumah minimalis hadir setelah era desain arsitektur sebelumnya yang dianggap terlalu rumit karena penuh dengan ornamen yang kurang penting.

Arsitek yang berperan besar pada arsitektur rumah minimalis adalah Ludwid Mies van der Rohe dan Le Corbusier. Ide awal untuk arsitektur rumah minimalis ini salah satunya berasal dari budaya Zen yang ada di Jepang. Budaya Zen sendiri identik dengan kesederhanaan. Kesederhanaan ini lalu diterapkan pada desain bangunan yang kita kenal sekarang sebagai desain minimalis.

 

Ciri Rumah Minimalis

Rumah minimalis memiliki beberapa ciri yang sebaiknya Anda pahami jika Anda berminat membuat desain rumah bertema minimalis modern. Berikut beberapa ciri rumah minimalis.

1. Simple

Simple dan sederhana. Elemen-elemen pada konsep rumah minimalis didasari oleh ungkapan “less is more” sehingga hampir semua elemen tidak memiliki dekorasi berlebihan. Konsep rumah minimalis yang simple biasanya diwujudkan melalui penggunaan material sederhana hingga bangunan yang berbentuk geometris.

2. Fungsional

Konsep arsitektur minimalis sangat mengedepankan fungsi. Desain yang dibuat dalam rumah minimalis pasti memiliki fungsi. Contohnya, jendela kaca besar untuk mempermudah cahaya alami masuk ke dalam rumah hingga tempat duduk yang ternyata bisa digunakan juga sebagai tempat penyimpanan. Karena mengutamakan fungsi, elemen atau barang dalam rumah minimalis biasanya tidak menonjolkan hiasan dan dekorasi.

3. Memiliki Bentuk Geometris

Rumah minimalis memang identik dengan bentuk geometris seperti kubus atau persegi panjang. Seringkali, atapnya tidak berbentuk segitiga seperti rumah-rumah klasik, tetapi berbentuk lurus atau datar.

Bentuk geometris pada fasad rumah minimalis juga disertai arsitektur polos tanpa ornamen atau hiasan rumit di depan rumah. Rumah minimalis juga identik dengan warna polos dan banyak jendela besar yang memudahkan cahaya masuk ke dalam rumah.

4. Minim Dinding Penyekat

Rumah minimalis biasanya tidak memiliki banyak sekat. Sekat berupa dinding pun seringkali tidak ditemukan karena rumah minimalis mengedepankan kesan lapang dan luas. Tanpa adanya dinding penyekat, rumah minimalis akan terlihat lebih luas dan terang.

Ruangan yang paling sering tidak memiliki sekat adalah antara dapur dengan ruang makan atau ruang makan dengan ruang keluarga. Namun, ruangan seperti kamar tidur dan kamar mandi tetap memiliki dinding penyekat sebagai wujud privasi sang pemilik rumah.

5. Furniture yang Sederhana dan Fungsional

Untuk menunjang konsep minimalis, barang atau furniture di dalam rumah juga seharusnya mengikuti konsep minimalis. Di rumah minimalis, furniture yang dipakai biasanya bersifat esensial atau penting.

Misal, di ruang tamu biasanya hanya ada furniture inti seperti sofa dan meja tamu. Bentuk perabotnya pun biasanya tidak terlalu besar dan memiliki warna polos.

6. Dominasi Cat Warna Putih / Abu / Hitam

Cat polos berwarna putih, abu, atau hitam menjadi ciri khas rumah minimalis. Warna warna monokrom ini membuat rumah minimalis terlihat sederhana dan bersih, tetapi tetap elegan. Selain 3 warna tersebut, biasanya warna coklat dengan juga biasa dipakai sebagai warna cat rumah minimalis.

7. Memiliki Banyak Jendela Besar

Arsitektur rumah minimalis mengutamakan kesederhanaan tetapi tetap memiliki daya tarik yang khas. Salah satu daya tarik rumah minimalis terletak pada penempatan jendela jendela besar di rumah sebagai media pencahayaan alami.

Jendela Rumah Minimalis
Gambar Jendela Rumah Minimalis

Pencahayaan cahaya matahari yang masuk melalui jendela besar menegaskan kesan hangat dan nyaman pada setiap ruangan di dalam rumah minimalis.

8. Memiliki Taman Minimalis

Sebuah taman juga menjadi salah satu karakteristik rumah minimalis. Meskipun biasanya rumah minimalis memiliki lahan yang tidak terlalu luas, namun Anda tetap bisa menyisipkan taman untuk kesegaran di rumah minimalis.

Taman minimalis biasanya berisi rumput teki atau rumput gajah mini, Anda juga bisa menggantinya dengan rumput sintetis. Anda bisa menambahkan beberapa pot bunga sederhana dan tanaman. Usahakan jangan menggunakan dekorasi yang terlalu ramai agar tetap menjaga konsep minimalis.

 

Contoh Desain Fasad Rumah Minimalis

Rumah minimalis memiliki fasad yang khas. Fasad adalah bagian luar sebuah bangunan. Pada desain rumah minimalis, mayoritas fasad berbentuk geometris dan menggunakan warna putih / abu / coklat kayu. Berikut beberapa contoh desain fasad rumah minimalis yang sudah kami rangkum untuk Anda.

1. Rumah Minimalis Modern

desain rumah minimalis modern
Rumah Minimalis Modern

2. Rumah Minimalis 2 Lantai

desain rumah minimalis 2 lantai
Inspirasi Rumah 2 Lantai

3. Rumah Minimalis 2 Lantai dengan Rooftop

Rumah dengan rooftop
Rumah Minimalis dengan Rooftop

 

4. Rumah Minimalis 3 Lantai

desain rumah 3 LANTAI
Rumah 3 Lantai Minimalis Modern

 

5. Rumah Minimalis dengan Taman

desain rumah dengan taman
Inspirasi Rumah dengan Taman

Baca Juga: KPR untuk Karyawan Kontrak / Outsourcing / Freelance: Syarat dan Bank yang Bisa Proses

The post Desain Rumah Minimalis: Ciri Rumah dan Contoh Desain appeared first on Komunitas Hemat Sikatabis.

]]>
http://komunitas.sikatabis.com/desain-rumah-minimalis/feed/ 0